Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan laga melawan Vietnam pada Senin, 3 Agustus 2026, di Stadion Pakansari, Bogor, akan menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia di Grup A ASEAN Championship 2026. Pernyataan itu disampaikan setelah skuad Garuda mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja.
Hasil positif tersebut membawa Indonesia mengantongi tiga poin dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A. Vietnam berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, namun unggul selisih gol, sementara Singapura memimpin klasemen dengan enam poin dari dua laga.
"Pertandingan awal saya rasa baik, tetapi melawan Vietnam itu yang bisa menjadi kunci," kata Erick Thohir. Ia menilai pertarungan tersebut akan memperlihatkan sejauh mana peningkatan level permainan tim asuhan John Herdman saat berhadapan dengan lawan bertipikal kompetitif.
"Bagaimana tim kita di ajang ini melihat leveling-nya," ujar Erick Thohir.
Meski demikian, Erick mengingatkan para pemain agar tetap fokus dan tidak menganggap enteng lawan lain di fase grup, termasuk Timor Leste yang akan dihadapi di Stadion Chonburi, Thailand, pada Jumat, 31 Juli 2026. "Bukan berarti menganggap remeh juga nanti pertandingan berikutnya melawan Timor Leste maupun Singapura," ucapnya.
Ia menekankan bahwa persaingan di tingkat grup menuntut kewaspadaan penuh pada setiap laga tanpa membedakan peta kekuatan lawan. Erick berharap performa stabil mampu dipertahankan Skuad Garuda demi mengamankan langkah menuju babak semifinal.
Pengamat Vietnam Soroti Kekuatan Indonesia
Kekuatan Timnas Indonesia juga mendapat perhatian dari pengamat sepak bola asal Vietnam, Quang Huy. Ia menempatkan Garuda sebagai salah satu calon kuat peraih gelar turnamen meski tampil tanpa Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Maarten Paes.
"Saya pikir Indonesia masih menjadi salah satu dari empat kandidat terkuat untuk menjadi juara. Artinya, di grup ini mereka tetap menjadi pesaing utama Vietnam untuk memperebutkan posisi puncak klasemen," kata komentator senior Vietnam itu.
Menurut analisisnya, persaingan antara Indonesia dan Vietnam berada pada tingkat yang seimbang di dalam Grup A. "Singapura memang memenangi dua laga pertama mereka. Tetapi menurut saya Indonesia, bahkan tanpa para pemain naturalisasi terbaiknya, tetap merupakan lawan yang mampu bersaing setara dengan Vietnam," ujar Quang Huy.
Quang Huy memperkirakan laga sengit di Bogor bakal memegang peranan krusial dalam penentuan tampuk pimpinan grup. "Vietnam akan menghadapi Singapura di kandang, lalu kami harus bertandang ke Indonesia. Pertandingan melawan Indonesia kemungkinan besar akan menentukan siapa yang menjadi juara grup," ucapnya.
Walau menaruh kewaspadaan penuh pada potensi Indonesia, Quang Huy memandang Thailand tetap menjadi penantang paling berat bagi Vietnam dalam peta persaingan secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Wasit Asal Korea Selatan Pimpin Laga Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Kedua, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan
Ragnar Oratmangoen Kembali Berlatih, Siap Perkuat Timnas Indonesia Lawan Timor Leste
Sentuhan Herdman Mulai Terlihat, Rekor Kemenangan Besar Bersama Timnas Indonesia Masih Jauh dari Catatan Kanada