Barcelona Tolak Tawaran Leon Goretzka Meski Lini Tengah Dilanda Cedera

- Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB
Barcelona Tolak Tawaran Leon Goretzka Meski Lini Tengah Dilanda Cedera

Barcelona memutuskan untuk tidak mendatangkan Leon Goretzka meskipun lini tengah mereka tengah krisis akibat cedera panjang Frenkie de Jong. Keputusan ini diambil langsung oleh Direktur Olahraga Deco, yang menolak tawaran gelandang serang berusia 31 tahun tersebut yang berstatus bebas transfer.

Goretzka, yang pernah bermain untuk Bayern Munich, disebut memiliki hubungan dekat dengan pelatih Hansi Flick yang pernah menanganinya pada 2019 hingga 2021. Perwakilannya telah menawarkan jasa pemain itu sebanyak dua kali kepada Barcelona. Namun, klub asal Katalonia itu tetap menolak dengan sejumlah pertimbangan.

Selain tuntutan gaji tinggi yang mencapai 7 juta euro per tahun dan bonus penandatanganan sebesar 10 juta euro, penurunan performa Goretzka di Bundesliga juga menjadi alasan utama. Pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa Barcelona tidak mengambil langkah formal untuk merekrut mantan pemain Schalke tersebut.

"Satu nama yang dikaitkan dengan beberapa klub, terutama dengan Barcelona, adalah Leon Goretzka. Mengapa rumor ini muncul? Karena Frenkie de Jong akan absen selama beberapa bulan setelah mengalami cedera bersama tim nasional Belanda, dan Goretzka adalah pemain penting yang saat ini tersedia secara gratis setelah meninggalkan Bayern Munich," ujar Romano.

Ia menambahkan, "Goretzka memiliki hubungan tersebut dengan Hansi Flick, sehingga ada rumor tentang kemungkinan kita bisa melihatnya pergi ke Barcelona untuk menggantikan Frenkie de Jong. Menurut informasi saya, Barcelona tidak sedang mengerjakan Goretzka pada tahap ini, mereka juga tidak sedang dalam pembicaraan aktif untuknya."

Sebagai gantinya, Barcelona lebih memilih memaksimalkan potensi pemain muda dari akademi internal, seperti Marc Bernal dan Marc Casado, untuk mengisi kekosongan lini tengah tim utama.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags