Barcelona Gagal Dua Kali, Tawaran untuk Kroupi Ditolak Bournemouth

- Kamis, 30 Juli 2026 | 10:30 WIB
Barcelona Gagal Dua Kali, Tawaran untuk Kroupi Ditolak Bournemouth

Barcelona mengajukan dua tawaran kepada AFC Bournemouth untuk merekrut penyerang muda Eli Junior Kroupi, namun keduanya ditolak. Klub Catalan itu tengah memburu striker baru setelah kepergian Robert Lewandowski, dan Kroupi muncul sebagai alternatif utama setelah upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui jalan buntu.

Menurut laporan L'Equipe, Kroupi sangat antusias bergabung dengan Barcelona dan telah menyampaikan keinginannya kepada agennya. Namun, Bournemouth melihat peluang mendapatkan nilai maksimal jika melepas pemain berusia 19 tahun itu. Besaran biaya transfer yang diajukan tidak diungkap secara pasti, namun disebutkan keduanya di bawah 100 juta euro.

Direktur olahraga Barcelona, Deco, sangat menghargai Kroupi, demikian pula manajer Hansi Flick. Namun, klub waspada terhadap pengeluaran berlebihan untuk pemain yang, meski berpotensi besar, baru mencetak 13 gol di Liga Primer musim lalu total yang terhormat tetapi tidak sebanding dengan biaya transfer fantastis.

Rencana B yang Bisa Jadi Rencana A

Kroupi merupakan rencana B yang bisa berubah menjadi rencana A jika Barcelona gagal mendatangkan Alvarez. Atletico Madrid bersikeras menolak tawaran untuk Alvarez, yang meski menunjukkan tanda-tanda pemberontakan, belum mengambil langkah drastis seperti tidak hadir latihan. Jika tidak ada perubahan, Barcelona mungkin terpaksa menyerah.

Menariknya, Paris Saint-Germain dikabarkan sudah keluar dari persaingan mendapatkan Kroupi dan mengalihkan perhatian ke Ferran Torres milik Barcelona. Penjualan Torres akan menempatkan Barcelona dalam situasi menarik karena mereka mungkin perlu mengganti dua striker, bukan satu.

Meski pesimisme muncul terkait Alvarez, Barcelona belum menyerah sepenuhnya. Klub akan terus berupaya dan berharap Atletico akhirnya menyerah.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags