Timnas Indonesia Hajar Kamboja 5-1, Herdman Kecewa Gagal Clean Sheet

- Selasa, 28 Juli 2026 | 08:30 WIB
Timnas Indonesia Hajar Kamboja 5-1, Herdman Kecewa Gagal Clean Sheet

Timnas Indonesia sukses membungkam Kamboja dengan skor telak 5-1 dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). Meski meraih tiga poin penting, pelatih John Herdman menyimpan kekecewaan karena skuad Garuda gagal menjaga clean sheet.

Skuad Garuda tampil dominan dan agresif sepanjang pertandingan. Mitchell Baker menjadi bintang lapangan dengan mencetak tiga gol, sementara dua gol tambahan disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven. Gol hiburan Kamboja dicetak oleh Sokmeng Chea pada awal babak kedua.

"Saya merasakan kekecewaan di laga ini karena kami ingin meraih clean sheet. Tetapi, kami harus menegakkan kepala," ujar Herdman dalam konferensi pers usai pertandingan. Pelatih asal Inggris berusia 51 tahun itu mencatat bahwa Indonesia sebelumnya menjalani tiga laga tanpa kebobolan: kemenangan 3-0 atas Oman, 1-0 atas Mozambik, dan 3-0 dalam uji coba melawan Bali United.

"Kami seharusnya mendapatkan clean sheet di empat laga beruntun jika kami menyertakan laga kontra Bali United, tapi kami gagal mempertahankannya malam ini. Itu mengecewakan," ungkap Herdman.

Di sisi lain, Herdman mengakui bahwa kompetisi Asia Tenggara memiliki level teknik yang tinggi. Ia mencontohkan penyerang Kamboja yang mampu merepotkan pertahanan Indonesia. "Untuk kompetisi di Asia Tenggara saya pikir level tekniknya sangat tinggi. Saya pikir seperti Kamboja, Anda bisa lihat mereka memiliki para penyerang yang kemampuan tekniknya baik, yang bisa menimbulkan masalah bagi kami," bebernya.

Meski demikian, Herdman optimistis dengan performa agresif skuad Garuda yang mampu memberikan tekanan tinggi sehingga menghambat penguasaan bola lawan. "Akan tetapi, saya pikir dengan agresivitas kami, kami bisa memberikan tekanan yang sangat agresif pada mereka, yang membuat mereka tak mampu menguasai bola," jelas mantan pelatih Timnas Kanada itu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags