Dua Klub Ideal untuk Rafael Struick: PSM Makassar atau Persija Jakarta

- Senin, 27 Juli 2026 | 19:30 WIB
Dua Klub Ideal untuk Rafael Struick: PSM Makassar atau Persija Jakarta

Masa depan Rafael Struick menjadi salah satu topik hangat menjelang Indonesia Super League 2026/2027. Setelah musim yang sulit, penyerang Timnas Indonesia itu dinilai membutuhkan klub yang bisa memberinya menit bermain reguler untuk mengembalikan performa terbaik.

Dua klub muncul sebagai tujuan paling ideal: PSM Makassar dan Persija Jakarta. Keduanya menawarkan peluang berbeda, tetapi sama-sama berpotensi membangkitkan karier pemain berusia 23 tahun itu.

Sepanjang musim Super League 2025/2026, Struick gagal tampil konsisten. Cedera membuatnya absen di beberapa pertandingan penting, dan setelah pulih ia kesulitan menembus tim utama. Ia hanya tampil dalam 13 pertandingan, jauh dari ekspektasi mengingat statusnya sebagai pemain tim nasional.

Minimnya menit bermain menjadi perhatian serius. Sebagai pemain yang masih dalam proyeksi Timnas Indonesia, Struick membutuhkan jam terbang cukup untuk bersaing di level internasional. Tanpa kesempatan bermain rutin, peluangnya mempertahankan performa terbaik semakin berat. Karena itu, pindah ke klub yang memberinya kepercayaan penuh menjadi opsi masuk akal.

Reuni dengan Pelatih Lama di PSM

Salah satu klub yang mulai dikaitkan dengan Struick adalah PSM Makassar. Meski rumor belum mengarah pada negosiasi resmi, kehadiran Darije Kalezic sebagai pelatih baru Juku Eja membuat peluang itu menarik.

Hubungan Darije dan Struick bukan hal baru. Jauh sebelum dikenal luas sebagai pemain tim nasional, Struick pernah merasakan sentuhan kepelatihan Darije saat menjalani pembinaan di Belanda. Pengalaman itu membuat Darije memahami karakter permainan, potensi, dan perkembangannya sejak muda.

Dalam sepak bola modern, hubungan pelatih dan pemain sering menjadi faktor penting dalam transfer. Pelatih yang mengenal karakter pemain biasanya lebih mampu memaksimalkan potensinya, sementara pemain tidak butuh waktu lama beradaptasi dengan filosofi permainan.

Selain itu, PSM diperkirakan masih membutuhkan tambahan amunisi di lini depan. Evaluasi produktivitas musim lalu membuat Juku Eja diprediksi mencari penyerang yang mampu memberi variasi serangan dan memiliki pengalaman internasional. Dengan usia muda dan pengalaman bersama Timnas Indonesia, Struick dinilai berpotensi berkembang jika kembali mendapat kepercayaan bermain reguler.

Kembali ke Pangkuan Shin Tae-yong

Namun, PSM bukan satu-satunya pilihan. Persija Jakarta juga dinilai memiliki peluang besar menjadi pelabuhan baru Struick. Alasannya tak lepas dari kehadiran Shin Tae-yong sebagai pelatih Macan Kemayoran.

Nama Struick mulai dikenal luas publik sepak bola Indonesia ketika dipercaya Shin Tae-yong memperkuat tim nasional. Di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan itu, Struick berkembang menjadi salah satu penyerang muda paling menjanjikan. Shin memahami karakter permainannya, termasuk kecepatan, mobilitas, dan kemampuannya membuka ruang.

Jika bergabung dengan Persija, Struick berpeluang kembali bekerja sama dengan pelatih yang memberinya kepercayaan besar di level tim nasional. Kehadiran Shin juga bisa menjadi momentum mengembalikan rasa percaya diri yang sempat menurun akibat minimnya menit bermain.

Di sisi lain, Persija tengah membangun proyek baru untuk musim 2026/2027. Dengan sejumlah pemain anyar yang didatangkan, Macan Kemayoran membutuhkan kedalaman skuad untuk bersaing merebut gelar. Struick bisa menjadi opsi menarik untuk memperkuat sektor depan, terutama karena usianya masih muda dan berpengalaman di kompetisi Eropa serta level internasional.

Baik PSM Makassar maupun Persija Jakarta menawarkan keuntungan berbeda. PSM menghadirkan peluang reuni dengan Darije Kalezic, pelatih yang mengenal kualitasnya sejak masa pembinaan di Belanda. Sementara Persija menawarkan kesempatan kembali bekerja di bawah arahan Shin Tae-yong, sosok yang berperan besar dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.

Dari sisi pengembangan pemain, kedua opsi sama-sama menarik. Di Makassar, Struick berpotensi menjadi bagian penting dalam proyek pembangunan skuad Darije Kalezic. Di Jakarta, ia memiliki kesempatan bermain dalam sistem yang telah dikenalnya bersama Shin Tae-yong.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PSM Makassar, Persija Jakarta, maupun pihak Struick terkait kemungkinan transfer. Seluruh kabar yang beredar masih sebatas spekulasi bursa transfer yang dipicu oleh hubungan baik sang pemain dengan kedua pelatih tersebut.

Yang jelas, satu musim yang sulit membuat Struick membutuhkan tantangan baru. Demi menjaga performa, meningkatkan menit bermain, dan mempertahankan posisinya di Timnas Indonesia, bergabung dengan klub yang mampu memberikan kepercayaan penuh menjadi langkah sangat penting. Apakah pelabuhan berikutnya PSM Makassar bersama Darije Kalezic atau Persija Jakarta di bawah arahan Shin Tae-yong, keputusan itu bisa menjadi titik balik yang menentukan arah kariernya dalam beberapa musim ke depan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags