Diego Caito menjadi pahlawan Gremio setelah gol debutnya di menit akhir babak kedua memaksa Fluminense bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Brasil di Porto Alegre, Minggu (26/7/2026). Hasil ini membawa Gremio naik ke posisi ke-15 klasemen dengan 22 poin, masih dalam ancaman degradasi namun sedikit lega.
Sepanjang laga, Gremio mendominasi dengan 11 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Selain gol Caito yang lahir dari aksi individu, dua peluang berbahaya lainnya berhasil digagalkan kiper Fluminense, Fabio. Namun, performa tim secara keseluruhan menuai kritik. Pelatih Luis Castro dinilai gagal membangun koneksi antarlini, sehingga bola jarang sampai ke striker Carlos Vinicius.
"Saya tahu betapa penting dan beratnya mengenakan seragam ini. Saya sangat memahami arti bermain di Arena ini dan menghormati seragam ini. Debut saya hari ini, semoga terus seperti ini," ujar Caito usai pertandingan. "Sekarang kami harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan performa. Kami punya peluang dan tidak kekurangan usaha, namun kata kuncinya adalah efektivitas."
Kesalahan fatal terjadi ketika Kannemann melakukan pelanggaran penalti dengan tangan di area terlarang, sebuah tindakan yang mencerminkan kebingungan tim. Namun, pengakuan kesalahan sang pemain dan gol penyama dari Caito menyelamatkan Gremio dari kekalahan lebih lanjut.
"Saya pikir ini adalah satu poin yang berharga. Fabio juga melakukan beberapa penyelamatan penting untuk mencegah kekalahan. Namun, perjalanan sulit Gremio di Liga Brasil masih berlanjut," kata Luciano Perico.
Gremio akan menghadapi Bolivar dari Bolivia dalam leg kedua babak playoff Copa Sudamericana pada Kamis (30/7/2026) di Porto Alegre. Pada leg pertama, Gremio kalah 3-2 dan kini harus menang dengan selisih dua gol untuk lolos. Kabar baik datang dari kembalinya Marlon yang pulih dari cedera serius sejak Maret lalu.
Artikel Terkait
Fluminense Lolos ke Perempat Final Copa Libertadores Usai Menang Adu Penalti atas Independiente Rivadavia
Kritik Suporter Fluminense: Pemain Akademi Kembali Terabaikan di Laga Kontra Rivadavia
Fluminense Perpanjang Tren Buruk, Tujuh Laga Tanpa Kemenangan
Fluminense Tahan Imbang Botafogo, Coritiba Kalahkan Chapecoense di Pekan ke-22 Liga Brasil