Argentina harus mengubur mimpi mempertahankan gelar Piala Dunia setelah takluk 1-0 dari Spanyol melalui perpanjangan waktu. Kekalahan di Buenos Aires itu diperparah dengan kartu merah yang diterima gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, menjelang akhir waktu normal.
Fernandez mendapat dua kartu kuning: pertama karena protes kepada wasit, lalu kartu kuning kedua akibat tekel ceroboh terhadap bek Spanyol Pau Cubarsi di tengah lapangan. Keputusan itu membuat Argentina bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-88.
Usai pertandingan, Fernandez angkat bicara melalui media sosial untuk pertama kalinya. Namun, dalam pernyataan emosionalnya, ia sama sekali tidak menyinggung kartu merah yang diterimanya. “Kami telah memberikan yang terbaik; untuk Piala Dunia kedua berturut-turut, kami mencapai final, tetapi kali ini memang bukan takdir kami,” tulis Fernandez di Instagram.
Ia menambahkan, “Saya sangat bangga menjadi orang Argentina. Saya ingin mencoba membantu tim di lapangan kemarin, tetapi ya sudahlah.” Fernandez juga berterima kasih kepada para pendukung yang telah melakukan perjalanan jauh untuk mendukung tim.
Kartu merah Fernandez menjadi sorotan, terutama karena banyak pihak menilai tekelnya terhadap Cubarsi tidak perlu dilakukan. Meski demikian, Fernandez memilih untuk tidak membahas insiden tersebut dan lebih fokus pada rasa bangganya sebagai pemain Argentina.
Artikel Terkait
Gary Neville Kritis: Argentina Main Buruk di Final Piala Dunia 2026, tapi Messi Tetap Jadi Kunci
Messi Ucapkan Salam Perpisahan Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Juara Dunia
Kaus Kakinya Jadi Sorotan, Giuliano Simeone Dihujat Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026, Kalahkan Argentina 1-0 di Final