Pemain Kejutan Warnai Piala Dunia 2026, dari Kiper 40 Tahun hingga Gelandang Muda Swiss

- Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB
Pemain Kejutan Warnai Piala Dunia 2026, dari Kiper 40 Tahun hingga Gelandang Muda Swiss

Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para megabintang seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland. Turnamen ini juga melahirkan sejumlah pemain kejutan yang tampil impresif di luar ekspektasi.

Kiper Cape Verde, Vozinha, menjadi sorotan di usia 40 tahun. Sebelum turnamen, ia hanya bermain di kasta kedua Liga Portugal selama dua musim terakhir. Namun, penampilannya solid saat menahan imbang juara bertahan Spanyol pada laga pembuka. Hasil itu membawa Cape Verde lolos tak terkalahkan dari fase grup awal.

Vozinha juga mencatatkan clean sheet saat melawan Arab Saudi dan melakukan delapan penyelamatan krusial ketika berhadapan dengan Argentina di babak 32 besar. Usai penampilan gemilangnya, rumor kepindahan ke Inter Miami mulai merebak, meski statusnya masih bebas transfer.

Lonjakan Karier Johan Manzambi

Di sisi lain, gelandang Swiss berusia 20 tahun, Johan Manzambi, melanjutkan tren positif setelah tampil impresif bersama Freiburg pada musim 2025–2026. Ia sukses mencetak lima gol dan lima assist sepanjang turnamen.

Kontribusi Manzambi membawa Swiss melenggang mulus dari fase grup dan memenangi laga sistem gugur untuk kali pertama sejak 1938. Performa tersebut memikat klub-klub besar Eropa. Aston Villa dilaporkan berniat menebus Manzambi dengan nilai sekitar 70 juta euro atau setara Rp 1,4 triliun. Newcastle United juga sempat membidik bintang muda tersebut.

Nama PemainUsiaPosisiTim NasionalCatatan Performa Utama
Vozinha40 TahunKiperCape VerdeNirbobol vs Arab Saudi, 8 Penyelamatan vs Argentina
Johan Manzambi20 TahunGelandangSwiss5 Gol & 5 Assist, Bawa Swiss Lolos Gugur Pertama Sejak 1938

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags