Derbi El Trafico antara LA Galaxy dan LAFC akan menjadi pembuka paruh kedua musim Major League Soccer (MLS) setelah jeda Piala Dunia. Laga yang berlangsung di Stadion Dignity Health Sports Park, Jumat malam (17/7/2026), telah menjual habis 27.000 tiket yang tersedia.
Kedua tim papan atas Wilayah Barat ini hanya terpaut empat poin di klasemen sementara. LAFC duduk di peringkat kelima dengan 24 poin (7 menang, 3 imbang, 5 kalah), sementara LA Galaxy berada di peringkat kesembilan dengan 20 poin (5 menang, 5 imbang, 5 kalah).
Pertemuan ke-27 sejak LAFC debut di MLS pada 2018 ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim. Secara historis, LA Galaxy unggul dengan 10 kemenangan, 9 kekalahan, dan 7 hasil imbang.
Pelatih LA Galaxy, Greg Vanney, menyambut kembalinya kompetisi dengan laga derbi. "Ini cara yang luar biasa untuk memulai," ujarnya dalam pernyataan tertulis kepada MLSSoccer.com.
Pelatih LAFC, Marc Dos Santos, menimpali dengan semangat serupa. "Jika harus memilih satu pertandingan untuk memulai lagi, ini dia pertandingannya," katanya.
Gelandang LA Galaxy, Marcos Reus, yang telah dua kali merasakan El Trafico, menegaskan ambisi timnya. "Ada banyak hal yang dipertaruhkan bagi kedua sisi, jadi tidak ada yang mau kalah. Saatnya meraih kemenangan lagi untuk memulai paruh kedua musim dengan baik. Itu tujuan kami," ujarnya.
Pertandingan akan dipimpin wasit FIFA asal Florida, Rubiel Vazquez, yang aktif di MLS dan kompetisi CONCACAF sejak 2020. Ia dibantu asisten wasit Jeremy Hanson dan Jose Da Silva, official keempat Elijio Arreguin, serta Edvin Jurisevic sebagai petugas VAR didampingi Jonathan Johnson.
Artikel Terkait
Colorado Rapids Tundukkan LAFC demi Tiket Play-off MLS
LAFC Takluk 0-1 dari San Diego, Son Heung-min Gagal Cetak Gol
LA Galaxy Incar Kemenangan Perdana di Kandang untuk Hentikan Tren Negatif
Real Salt Lake Uji Ketangguhan Hadapi LAFC, Mastroeni Waspadai Transisi Bertahan