Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, harus memulai akhir pekan Moto3 Grand Prix Belanda 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Ia hanya mampu menempati posisi ke-23 dalam sesi Practice di Sirkuit TT Assen, Jumat (26/6/2026), setelah mengalami kecelakaan di awal sesi. Catatan waktu terbaiknya adalah 1 menit 42,331 detik, terpaut 1,413 detik dari pembalap tercepat Joel Kelso (GRYD Racing).
Insiden itu membuat Veda kehilangan banyak waktu untuk membangun ritme balap dan memperbaiki catatan lap. Meski demikian, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu berhasil kembali ke lintasan dan menyelesaikan sesi tanpa cedera serius.
Sejak sesi pagi, tim telah melakukan sejumlah perubahan pada motornya berdasarkan data yang diperoleh. "Hari ini bukan awal akhir pekan yang benar-benar baik. Pada pagi hari kami mencoba beberapa hal pada motor dan kami mendapatkan informasi yang bagus, jadi kami mengubah beberapa hal untuk sesi sore," kata Veda dalam keterangan resmi.
"Sayangnya, pada awal Practice saya mengalami kecelakaan dan saya kehilangan banyak waktu. Untungnya saya baik-baik saja dan saya bisa melanjutkan membalap, tetapi saya tidak bisa memperbaiki waktu putaran saya," ujarnya.
Meski start kurang ideal, peluang Veda untuk memperbaiki posisi masih terbuka. Bersama tim, ia akan menganalisis seluruh data yang dikumpulkan untuk menemukan setelan terbaik menghadapi kualifikasi. "Ini bukan awal yang kami inginkan, tetapi kami akan menganalisis semuanya bersama tim dan mencoba lagi besok. Saya akan memberikan yang terbaik saat kualifikasi," tutup Veda.
Sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Belanda 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) sore.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Jadi Tulang Punggung Honda di Klasemen Konstruktor Moto3 2026
Veda Ega Pratama Raih Poin Penting di Moto3 Inggris, Bos Honda Team Asia Angkat Topi
Veda Ega Pratama Petik Banyak Pelajaran dari Moto3 Inggris, Siap Bangkit di Aragon
Veda Ega Akui Masih Banyak Kesalahan, Bos Honda Team Asia Justru Puji Startnya di Moto3 Inggris