Jonatan Christie Tersungkur di Hangzhou, Akui Teknan dan Cedera Jadi Tantangan

- Jumat, 19 Desember 2025 | 21:45 WIB
Jonatan Christie Tersungkur di Hangzhou, Akui Teknan dan Cedera Jadi Tantangan

HANGZHOU Jonatan Christie tersingkir tanpa poin. Itulah kenyataan pahit yang harus diterima pebulutangkis Indonesia itu usai pertandingan terakhirnya di BWF World Tour Finals 2025, Jumat (19/12/2025). Di Hangzhou Olympics Sports Centre Gymnasium, Jojo begitu dia disapa harus mengakui keunggulan Christo Popov asal Prancis dalam duel tiga gim yang melelahkan, 21-18, 16-21, 13-21.

Kekalahan dari Popov itu seperti melengkapi rangkaian hasil buruknya di fase grup. Sebelumnya, dia sudah tumbang dari Kunlavut Vitidsarn dengan dua gim singkat, 10-21 dan 14-21. Lalu, Anders Antonsen juga mengalahkannya dengan skor serupa, 16-21 dan 14-21. Hasilnya jelas: Jojo terdampar di dasar klasemen Grup A, tanpa satu poin pun. Langkahnya terhenti di sana.

Meski sudah tahu tak ada harapan lolos, Jojo tetap turun ke lapangan. Dia menuntaskan laga terakhir itu dengan penuh tanggung jawab. Tapi, di balik itu, ada banyak hal yang mengganjal di pikirannya.

“Walaupun memang sudah dipastikan tidak lolos, tapi saya melakukan tugas saya,” ujar Jojo.

“Tapi mungkin lebih ke pertandingan-pertandingan yang besar, itu ada tekanan dan harapan, masih perlu terus dipelajari dan dipikirkan kembali karena beberapa kali pertandingan-pertandingan resmi yang memang cukup penting berakhir dengan hasil yang kurang baik. Itu akan terus saya diskusikan dengan tim untuk ke depannya bagaimana,” lanjutnya.

Nah, soal evaluasi, Jojo tak cuma bicara tekanan mental. Kondisi fisiknya sepanjang tahun ini juga jadi catatan penting. Cedera, katanya, bikin performanya naik-turun tak menentu.

“Untuk tahun depan pertama pasti resolusinya mau dijauhkan dari cedera dulu karena tahun ini kendala beberapa kali up and down. Merasa beberapa bagian di dalam badan juga yang nanti berasa sakit, nanti akumulasi karena menahan satu sisi, sebelah sisinya lagi yang berasa,” paparnya.

Harapannya sederhana: pulih total. Dia yakin, kalau kondisi fisik sudah oke, permainannya bisa kembali maksimal. “Itu memang harapannya untuk setidaknya di tahun depan dari kondisinya oke dulu semuanya, sehingga mungkin dari permainannya bisa lebih maksimal lagi,” tutur Jojo.

BWF World Tour Finals 2025 jelas jadi momen perenungan buat Jonatan Christie. Sebuah turnamen penutup musim yang meninggalkan dua pelajaran besar: bagaimana mengelola tekanan di ajang bergengsi, dan bagaimana menjaga tubuh tetap fit. Dua hal itulah yang akan jadi bekalnya untuk bangkit lagi musim depan. Semua tentu berharap Jojo bisa kembali menunjukkan taringnya di panggung dunia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler