Seorang pejabat daerah tewas setelah ditembak oleh mantan anggota parlemen dalam insiden di pinggiran utara Bangkok, Thailand, pada Senin (10/8). Penembakan yang terjadi di siang hari bolong itu dipicu oleh sengketa utang antara keduanya yang sudah saling mengenal lama.
Korban adalah Thongchai Yenprasert, ketua administrasi pemerintah daerah Nonthaburi. Ia tertembak di leher dan kehilangan banyak darah, sebagaimana disampaikan Direktur Rumah Sakit Phra Nang Klao, Sakon Sukprom. Pelaku, Chalong Riewrang, mantan anggota parlemen yang juga politisi ternama di provinsi tersebut, telah ditangkap dan mengakui perbuatannya.
Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah penembakan mematikan di sebuah sekolah menengah di provinsi yang sama, kembali memicu pertanyaan tentang pengendalian senjata api di Thailand.
Chalong, yang telah ditahan, mengatakan kepada wartawan di kantor polisi bahwa ia sempat mencoba berbicara dengan korban untuk menagih utang. "Saya mengikuti dia ke mobilnya dan mengetuk kaca mobil sambil mengatakan ingin berbicara. Dia mengatakan tidak mau berbicara, jadi saya mengeluarkan pistol," tuturnya.
"Saya tidak berniat menembak, tetapi sopirnya mengeluarkan pistol dan mengarahkannya kepada saya, jadi saya pun melepaskan tembakan," ucapnya.
Penembakan terjadi di luar gedung pemerintah setempat, dan Chalong langsung menjadi tersangka utama. Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.
Artikel Terkait
Persebaya Pilih Thailand untuk TC Terakhir, Bawa Modal Juara Piala Presiden
Shin Tae-yong Targetkan Komposisi Utama Persija saat Uji Coba Lawan Chiangrai United
Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand untuk Perkuat Kekompakan Tim
Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand, Bernardo Tavares Fokus Bangun Kekompakan Tim