SPN Polda Metro Jaya Gelar Ekspedisi Darat untuk Bentuk Bintara Polri yang Humanis

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:50 WIB
SPN Polda Metro Jaya Gelar Ekspedisi Darat untuk Bentuk Bintara Polri yang Humanis

Sebanyak ratusan siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2026 mengikuti Ekspedisi Darat yang digelar Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk calon Bhayangkara yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga humanis dan dekat dengan masyarakat.

"Pembinaan fisik ini untuk membentuk karakter siswa dan kami mencetak Bhayangkara yang tidak hanya kuat di lapangan, tapi juga dicintai masyarakat," ujar Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Abdul Waras saat melepas kegiatan, Sabtu (9/8/2026).

Ekspedisi darat ini menempuh jarak sekitar 7 kilometer dengan rute yang beragam, mulai dari jalan aspal, jalan semen, jalan tanah, hingga jalan setapak. Para peserta juga melewati perkampungan, perkebunan, dan jembatan. Rute tersebut terbagi dalam dua etape, masing-masing sekitar 3,5 kilometer, dengan 13 pos pengawasan di sepanjang perjalanan.

Etape pertama dimulai dari SPN Polda Metro Jaya menuju Gunung Bongkok, melewati SD Gunung Bongkok yang menjadi water station, kemudian Kebon Teh, Kebon Kopi, Kancah Nangkup, dan berakhir di Galian Pasir Desa Sungapan. Etape kedua melanjutkan dari Galian Pasir menuju Bak Air, Gang Jamur, Balai Desa Srogol, Lapangan Tribrata, Kolam Renang SPN, Pertigaan H. Zein, Koperasi SPN, dan kembali ke SPN Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga mencakup pembinaan mental spiritual, mental ideologi, mental perjuangan, watak pribadi, dan mental kepemimpinan. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan SPN Polda Metro Jaya sebagai pusat keunggulan menuju Polri yang Presisi.

"Diharapkan setelah mengikuti ekspedisi darat ini, para siswa siap menjadi anggota Polri yang presisi dan humanis," ujar Abdul Waras.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags