Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia jatuh pada Senin, 17 Agustus 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional. Meski hanya satu hari, momen ini berdekatan dengan akhir pekan sehingga masyarakat bisa menikmati libur panjang atau long weekend.
Rangkaian libur panjang tersebut dimulai Sabtu (15/8/2026) dan Minggu (16/8/2026) sebagai libur akhir pekan biasa, kemudian disambung Senin (17/8/2026) sebagai libur peringatan kemerdekaan. Dengan demikian, total ada tiga hari libur beruntun yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat atau bepergian.
Daftar Tanggal Merah Agustus 2026
Sepanjang Agustus 2026, terdapat dua tanggal merah, yakni HUT RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tidak ada cuti bersama maupun libur tambahan pada bulan ini. Berikut rinciannya:
- Senin, 17 Agustus 2026: HUT Kemerdekaan RI
- Selasa, 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad SAW
Meski tanpa cuti bersama, Agustus 2026 tetap memiliki dua periode long weekend. Selain momen 17 Agustus, libur panjang juga terjadi saat peringatan Maulid Nabi. Jika memanfaatkan cuti pada Senin (24/8/2026), masyarakat bisa menikmati libur empat hari berturut-turut, dari Sabtu (22/8/2026) hingga Selasa (25/8/2026).
Sisa Tanggal Merah Tahun 2026
Setelah Agustus, masih ada sejumlah tanggal merah hingga akhir tahun 2026. Berikut daftar libur nasional dan cuti bersama yang tersisa:
Libur Nasional:
- Senin, 17 Agustus 2026: Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
- Selasa, 25 Agustus 2026: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (12 Rabiul Awal 1448 Hijriah)
- Jumat, 25 Desember 2026: Hari Raya Natal
Cuti Bersama:
- Kamis, 24 Desember 2026: Hari Raya Natal
Artikel Terkait
Menjelang 17 Agustus 2026, Ini Contoh Proposal Kegiatan yang Bisa Jadi Acuan
Agustus 2026 Punya Dua Hari Libur Nasional, Ini Jadwal Long Weekend-nya
Inspirasi Dekorasi 17 Agustus yang Praktis dan Semarak untuk HUT ke-81 RI
Jelang HUT ke-81, Balap Karung Ternyata Warisan Kolonial dan Kenangan Pahit Penjajahan