Seorang wanita tewas setelah tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (1/8) siang. Peristiwa itu terekam kamera pengawas dan videonya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman, tampak korban mengenakan pakaian putih berjalan menuju rel saat palang pintu perlintasan sudah tertutup. Ia sempat berhenti sejenak, lalu berlari dan tertabrak kereta yang melintas.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban.
"Betul, kejadian kemarin tanggal 1. KAI ikut berbelasungkawa kepada almarhumah dan keluarganya. Kita doakan saja sama-sama agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran," ujar Franoto kepada wartawan, Minggu (2/8).
Dugaan sementara, korban tidak mendengar klakson kereta karena sedang menggunakan headset. Narasi dalam video yang beredar menyebutkan peristiwa terjadi pukul 11.50 WIB.
Franoto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melewati perlintasan kereta. "KAI menegaskan agar masyarakat selalu berhati-hati dan waspada ketika melewati perlintasan KA, yakinkan tidak ada KA yang akan lewat, baru boleh melintas," ungkapnya.
Artikel Terkait
Vespa 2-Tak Kembali Digemari Anak Muda, Bengkel Spare Part Ikut Kebagian Berkah
Pramono Bantah Jakarta Barat Dianaktirikan, Sebut Flyover dan MRT Sedang Dibangun
Polisi: Korban Tertemper KRL di Kalideres adalah Pelajar SMA
Bonjer Tiga Jadi Andalan Bengkel Cari Sparepart Lengkap