Pembangkit Nuklir Hungaria Akan Ditutup Akibat Air Sungai Danube Menyusut

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 03:25 WIB
Pembangkit Nuklir Hungaria Akan Ditutup Akibat Air Sungai Danube Menyusut

Pembangkit listrik tenaga nuklir satu-satunya di Hungaria akan menghentikan operasinya pekan depan karena permukaan air Sungai Danube yang rendah. Perdana Menteri Peter Magyar mengungkapkan bahwa Eropa Tengah tengah menghadapi gelombang panas terbaru dari serangkaian cuaca ekstrem.

Pembangkit nuklir di Paks, yang terletak di selatan Budapest, memasok sekitar 40 persen kebutuhan listrik tahunan Hungaria. Operator pembangkit tersebut, yang mengoperasikan empat reaktor dengan teknologi era Uni Soviet dan menggunakan air sungai sebagai pendingin, sebelumnya telah memperingatkan bahwa penghentian operasi "tidak dapat dihindari".

"Menurut perhitungan saat ini... hal ini dapat terjadi pada Selasa atau Rabu," kata Magyar dalam konferensi pers di lokasi pembangkit. Pembangkit tersebut telah mengurangi produksinya dalam beberapa hari terakhir.

Permukaan Sungai Danube telah turun hingga mencapai rekor terendah di beberapa wilayah akibat minimnya curah hujan yang berkepanjangan dan gelombang panas berturut-turut sejak Mei. Kondisi serupa juga memaksa Rumania mematikan salah satu reaktor nuklirnya dan mengumumkan akan menutup reaktor kedua.

Penghentian pembangkit ini menjadi salah satu dampak dari periode cuaca panas yang memecahkan rekor. Sejumlah negara di kawasan telah mengambil langkah untuk mengurangi risiko kebakaran serta menekan tekanan terhadap jaringan air dan energi.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags