Anggota DPRD DKI Tinjau Langsung Progres Saluran Air di Kebon Jeruk

- Jumat, 31 Juli 2026 | 20:45 WIB
Anggota DPRD DKI Tinjau Langsung Progres Saluran Air di Kebon Jeruk

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, meninjau langsung progres pembangunan saluran air di Jalan Taman Ratu Indah, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (31/7/2026). Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari reses dan bentuk pengawasan terhadap infrastruktur yang dibutuhkan warga.

Dalam peninjauan tersebut, Kenneth bersama perwakilan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, pengurus RT, RW, LMK, lurah, dan pelaksana pekerjaan memeriksa kesiapan kerja, kesesuaian dengan rencana teknis, kualitas material, serta mengidentifikasi potensi kendala di lapangan.

Pria yang akrab disapa Bang Kent ini menegaskan bahwa pembangunan saluran air menjadi prioritas untuk meningkatkan drainase di Kebon Jeruk. Menurutnya, aspirasi warga saat reses harus diwujudkan dalam program yang bermanfaat dan menjawab persoalan mereka.

"Sebagai wakil rakyat, saya memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat tidak berhenti pada tahap usulan, tetapi harus benar-benar direalisasikan melalui program pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, saya turun langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan, memiliki kualitas yang baik, dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat," ujar Kent.

Saluran air ini melintasi RW 10 Duri Kepa, RW 01 Kedoya Selatan, dan RW 11 Kedoya Utara. Infrastruktur ini diharapkan meningkatkan kapasitas drainase, memperlancar aliran air, serta mengurangi genangan dan banjir saat hujan deras.

Menurut Kent, pesatnya pembangunan permukiman dan meningkatnya intensitas hujan membuat saluran yang ada tidak lagi mampu menampung debit air. Akibatnya, sejumlah titik sering mengalami perlambatan aliran dan genangan.

"Pembangunan saluran ini merupakan solusi jangka panjang untuk memperkuat sistem drainase kawasan. Dengan kapasitas yang lebih besar dan jaringan yang lebih terintegrasi, aliran air menjadi lebih lancar sehingga risiko genangan maupun banjir dapat ditekan," tambah anggota Komisi C DPRD DKI itu.

Ia juga mengingatkan agar pembangunan tetap memperhatikan keselamatan kerja, kebersihan lingkungan, dan meminimalkan dampak terhadap aktivitas warga. "Pelaksanaan pekerjaan harus tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat. Jangan sampai pembangunan yang bertujuan memberikan manfaat justru mengganggu aktivitas warga," ujarnya.

Kent menilai keberhasilan drainase tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga partisipasi warga menjaga kebersihan. Membuang sampah pada tempatnya dan memelihara saluran secara berkala menjadi kunci agar fungsinya optimal.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga saluran air yang telah dibangun. Infrastruktur yang baik harus diiringi dengan kesadaran bersama untuk merawatnya," tutur Ketua IKAL PPRA Angkatan LXII itu.

Ia menegaskan akan terus mengawal pembangunan hingga selesai dan memastikan setiap tahapan sesuai standar teknis. Evaluasi berkala akan dilakukan bersama instansi terkait untuk menyelesaikan kendala yang muncul.

Kent berharap proyek ini menjadi solusi nyata bagi drainase di Kebon Jeruk. "Selain mengurangi genangan, proyek ini diharapkan meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," tutupnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags