Menteri Transisi Ekologi Prancis Monique Barbut menyatakan akan mengundurkan diri sebagai protes atas keputusan pemerintah mengizinkan kembali penggunaan pestisida yang dinilai ilmuwan berbahaya bagi manusia dan lebah. Namun, Presiden Emmanuel Macron menolak pengunduran diri tersebut dan meminta Barbut tetap menjabat.
Barbut mengumumkan niatnya pada Rabu (22/07) dan mengatakan akan menyerahkan surat pengunduran diri kepada Macron. Kantor berita AFP melaporkan bahwa tim Barbut menyatakan Macron menolak pengunduran diri itu karena "kebutuhan mendesak untuk menangani dampak perubahan iklim." Juru bicara pemerintah Maud Bregeon kemudian mengonfirmasi bahwa Barbut akan tetap menjalankan tugasnya.
Dalam unggahan di LinkedIn, Barbut menulis bahwa "bertentangan dengan komitmen yang sebelumnya telah disampaikan kepada saya, pemerintah menghalangi adanya perdebatan mengenai penghapusan kebijakan ini." Ia menambahkan bahwa telah terjadi "satu kemunduran lingkungan yang terlalu banyak" sejak dirinya ditunjuk pada Oktober lalu.
"Dunia politik bukanlah dunia saya, dan jika memang seperti inilah politik berjalan, maka politik jelas tidak akan pernah menjadi dunia saya," ujar mantan kepala WWF Prancis dan mantan pimpinan Konvensi PBB untuk Memerangi Penggurunan (UNCCD) tersebut.
Pernyataan Barbut muncul tak lama setelah para anggota parlemen menyetujui rancangan undang-undang yang memungkinkan penggunaan kembali pestisida acetamiprid dan flupyradifurone. Kedua bahan kimia itu telah dilarang di Prancis sejak 2018 dan 2019. Para ilmuwan mengatakan bahan kimia tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia dan dapat merusak populasi lebah, yang sangat penting bagi keberlangsungan pertanian.
Pendukung rancangan undang-undang itu berpendapat bahwa para petani bit gula, apel, dan hazelnut di Prancis membutuhkan pestisida tersebut agar dapat bersaing dengan petani dari negara-negara Uni Eropa lainnya. Zat-zat tersebut memang tidak dilarang di seluruh Uni Eropa, tetapi beberapa negara anggota membatasi penggunaannya.
Artikel Terkait
Prancis Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun
Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Macron Ucapkan Terima Kasih ke Les Bleus
Prancis Tersingkir, Macron Ucapkan Terima Kasih ke Les Bleus
18 Terluka dalam Ledakan di Dekat Hotel Tempat Macron Menginap di Damaskus