Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk dan beberapa sepeda motor terjadi di Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin pagi. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu, mengatakan petugas sedang bersiaga mengatur lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan saat kecelakaan terjadi. "Petugas disiagakan melaksanakan pam lalin antisipasi kepadatan yang diakibatkan laka lantas beruntun antara truk dan sepeda motor roda 2 di Jalan MT Haryono, titik kenal bawah stasiun LRT Cikoko," ujarnya.
Selain petugas dinas perhubungan, polisi dan tim tenaga kesehatan segera memberikan penanganan kepada para korban. Kecelakaan terjadi di tengah kondisi lalu lintas yang padat merayap.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, yang kebetulan berada di lokasi, menceritakan kronologi kejadian. Ia melihat tabrakan beruntun saat hendak apel di Kantor Sudinhub Jaksel. "Saya melihat ada tabrakan beruntun, lalu saya langsung keluar. Saya lihat beberapa korban terjatuh dan saat itu saya juga ikut mengatur lalu lintas. Saya kemudian menghubungi Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan karena lokasi kejadian hanya sekitar 200 sampai 300 meter dari tempat apel," kata Budi.
Ia menduga kecelakaan dipicu oleh sebuah mobil boks yang tidak sempat mengerem saat kendaraan di depannya berhenti mendadak. "Di depannya ada kendaraan yang berhenti mendadak, lalu beberapa sepeda motor terjatuh. Mobil boks di belakangnya tidak sempat mengerem sehingga menabrak kendaraan-kendaraan tersebut," ungkap Budi.
Budi segera menghubungi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk meminta ambulans dari rumah sakit terdekat. Ambulans dari Puskesmas Kecamatan Pancoran tiba di lokasi untuk membantu evakuasi.
Empat korban terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan. Tiga di antaranya mengalami luka ringan, sementara seorang perempuan mengalami luka cukup serius pada bagian kaki kiri. Dua korban dievakuasi menggunakan kendaraan kepolisian ke klinik terdekat, sedangkan korban dengan luka lebih serius dibawa dengan tandu setelah ambulans tiba.
Artikel Terkait
Dua Maling Motor di Jaksel Diamuk Massa setelah Terjatuh saat Kabur
Kemacetan Parah di Kemang Usai Nobar Final Piala Dunia
Kebakaran di Cilandak Timur, 19 Mobil Damkar Dikerahkan
Pemerintah Targetkan 40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Akhir 2026