Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak lagi peduli dengan kesepakatan damai antara AS dan Iran. Dalam wawancara singkat dengan jaringan televisi kabel NewsNation, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak ingin Iran memiliki senjata nuklir.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat ditanya mengenai pengumuman Teheran yang menyatakan tidak lagi mematuhi nota kesepahaman (MoU) AS-Iran yang ditandatangani bulan lalu. "Saya tidak peduli," ujarnya.
Trump mengulangi bahwa tujuan utama perang adalah tidak pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. MoU tersebut ditandatangani antara Washington dan Teheran pada pertengahan Juni dengan tujuan mengakhiri perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel pada bulan Februari.
Serangan mematikan terbaru dipicu oleh ketidaksepakatan mengenai pengelolaan Selat Hormuz. AS dan Iran kini kembali saling serang. Perang ini juga terus merembet ke negara lain di Semenanjung Arab. Terbaru, dua anggota militer AS tewas setelah serangan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) Iran di Yordania.
Artikel Terkait
Harga Minyak Naik di Tengah Ancaman Sanksi AS ke Iran dan Gangguan Pasokan
Harga Minyak Mentah Melonjak Akibat Ancaman Ekonomi AS terhadap Iran
Trump Klaim Korut Punya 57 Nuklir, Korsel Bantah
Iran Kecam Sanksi Ekonomi AS, Sebut sebagai Terorisme Ekonomi dan Pengalihan Isu