IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.089, Terseret Aksi Jual Saham Teknologi Global

- Selasa, 23 Juni 2026 | 09:45 WIB
IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.089, Terseret Aksi Jual Saham Teknologi Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa, 23 Juni 2026, setelah sebelumnya ditutup di zona merah pada sesi sebelumnya. Pada awal perdagangan, indeks tercatat berada di posisi 6.096,499, namun langsung bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menurun.

Berdasarkan data RTI yang terekam hingga pukul 09.23 WIB, IHSG terkoreksi sebesar 27,353 poin atau setara 0,45 persen ke level 6.089,336. Pelemahan ini diiringi oleh dominasi saham-saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 322 saham emiten tercatat melemah, sementara 231 saham lainnya berhasil menguat, dan 158 saham stagnan. Total transaksi yang tercatat hingga waktu yang sama mencapai Rp1,963 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,136 miliar saham.

Analis dari BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana, memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan terbatas. Menurut dia, level support IHSG berada di kisaran 6.080 hingga 6.065, sementara level resist diperkirakan berada pada rentang 6.138 hingga 6.160.

Pelemahan IHSG pada hari ini sejalan dengan tekanan yang terjadi di bursa Wall Street pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026. Mayoritas indeks saham di Amerika Serikat ditutup melemah akibat aksi jual besar-besaran pada saham teknologi bigcap. Saham SpaceX, misalnya, kembali melemah dan mencatat penurunan selama tiga hari berturut-turut. Indeks S&P 500 tercatat turun 0,37 persen, sementara Nasdaq Composite terkoreksi lebih dalam sebesar 1,32 persen. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average justru menguat 0,29 persen, didorong oleh kenaikan hampir empat persen pada saham Caterpillar.

Sementara itu, pergerakan bursa Asia pada hari yang sama menunjukkan hasil yang bervariatif. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,55 persen, dan Topix menguat 1,24 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi bertambah 0,69 persen, sedangkan Kosdaq naik 0,19 persen. Namun, Hang Seng Hong Kong turun 0,65 persen dan ASX 200 Australia melemah 0,14 persen. FTSE Straits Times berhasil naik 0,22 persen, sementara FTSE Malaysia justru turun 0,65 persen.

Adapun pada perdagangan kemarin, Senin, 22 Juni 2026, IHSG ditutup turun 0,98 persen. Pelemahan tersebut disertai dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai Rp1,11 triliun. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BBRI, TPIA, BBNI, TLKM, dan BMRI.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar