Polres Metro Bekasi Kota mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan dua pria yang jasadnya ditemukan di dalam selokan di Jalan Raya Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Keempat tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusomo Wahyu Bintoro, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut. "Sampai saat ini sudah empat orang yang diamankan, namun untuk motifnya masih kita pelajari," ujarnya di Bekasi, Sabtu, 20 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa penyidik masih menyelidiki apakah kasus ini merupakan aksi tawuran atau pembegalan.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya bekas penganiayaan pada tubuh kedua korban. "Intinya ada bekas penganiayaan terhadap kedua korban yang ditemukan meninggal dunia," jelas Kusomo. Temuan ini menjadi salah satu petunjuk utama bagi penyidik dalam mengungkap rangkaian peristiwa sebelum kematian kedua pria tersebut.
Sementara itu, jasad kedua korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi. Proses ini diharapkan dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kematian serta jenis luka yang diderita korban.
Sebelumnya, warga setempat digegerkan dengan penemuan dua jasad pria di dalam selokan di lokasi yang sama. Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuh dan berada dalam posisi bertumpuk di saluran air. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
"Yang ditemukan dua orang jenazah diperkirakan usia 20 tahunan," kata Rian, warga setempat, di Bekasi, Jumat, 19 Juni 2026. Penemuan ini sontak mengejutkan masyarakat sekitar dan menjadi perhatian serius aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Artikel Terkait
96,5% Masyarakat Kurang Serat dan Buah, Ancaman Penuaan Dini dan Penyakit Kronis Mengintai
Titiek Soeharto Dorong Pengelolaan Sampah di Lapas Nusakambangan Jadi Program Ketahanan Pangan
Akses ke Kota Tua Jakarta Kian Mudah dengan Integrasi KRL, TransJakarta, dan Jaklingko
Survei OJK: 30 Persen Penduduk Dewasa Indonesia Masih Belum Terakses Layanan Keuangan Formal