Sebanyak sepuluh warga negara Indonesia (WNI) diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sesaat setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dari Bangkok, Thailand, karena hasil pemeriksaan menunjukkan mereka positif mengandung narkotika dan zat adiktif.
Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa pengamanan tersebut merupakan hasil dari operasi “Sapu Bersih Narkotika” yang digelar di terminal kedatangan internasional. Operasi ini melibatkan sejumlah instansi, termasuk Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polres Bandara Soekarno-Hatta.
Menurut Suyudi, operasi ini menjadi bagian dari pengawasan ketat terhadap pintu masuk negara menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Ia menjelaskan bahwa langkah ini berawal dari pengembangan kasus penyelundupan narkotika yang sebelumnya berhasil mengungkap dua warga negara Rusia berinisial KK (52) dan SK (40). Keduanya ditangkap dengan barang bukti hashish seberat 7,8 kilogram bruto yang diduga dibawa dari Thailand pada 3 Juni 2026.
“Dari hasil pemantauan terhadap penerbangan yang datang dari Bangkok, petugas kemudian mengidentifikasi 14 penumpang WNI untuk menjalani pemeriksaan lanjutan,” kata Suyudi kepada awak media, Rabu, 10 Juni 2026.
Setelah dilakukan tes urine awal sekitar pukul 21.00 WIB, sebanyak sepuluh penumpang dinyatakan positif mengandung berbagai zat narkotika dan adiktif. “Zat yang terdeteksi antara lain metamfetamina, THC, amfetamina, kokain, serta sejumlah zat adiktif lainnya,” ujarnya.
Sepuluh penumpang tersebut masing-masing berinisial MM, FR, GAS, MA, ASM, DP, HP, MI, AN, dan RA. Sementara itu, empat penumpang lainnya dinyatakan negatif. Dalam pemeriksaan barang bawaan, petugas juga menemukan serbuk seberat 22 gram yang diduga ketamin di dalam koper milik salah satu penumpang berinisial HP.
Artikel Terkait
Empat Prajurit TNI Divonis Ringan karena Jujur dan Menyesal dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
DPR-Pemerintah Rumuskan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga Pertamax
BMKG Proyeksikan Puncak Kemarau 2026 pada Agustus, 48,84 Persen Wilayah Indonesia Terdampak
Polisi Masih Buru Empat Pelaku Pengeroyokan Satpam di Perumahan Kota Wisata Bogor