Bank Jateng Syariah di Milad ke-18 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dorong Inklusi Ekonomi Syariah

- Jumat, 29 Mei 2026 | 17:45 WIB
Bank Jateng Syariah di Milad ke-18 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dorong Inklusi Ekonomi Syariah

Memasuki usia ke-18 tahun, Unit Usaha Syariah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng Syariah memilih untuk tidak sekadar merayakan. Institusi keuangan syariah ini justru memperkuat penetrasi ekonomi syariah dengan menjalin kolaborasi strategis lintas sektor, mulai dari lembaga pendidikan, pondok pesantren, hingga perusahaan swasta. Langkah tersebut diambil untuk mendorong inklusi keuangan syariah sekaligus memperluas dampak sosial ekonomi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Mas Waris, menegaskan bahwa usia ke-18 merupakan tonggak penting bagi perusahaan untuk merefleksikan kontribusi nyata di tengah dinamika industri keuangan syariah. Menurutnya, peran lembaga keuangan syariah di era modern tidak boleh hanya terpaku pada indikator pertumbuhan bisnis semata. Institusi ini, kata dia, memikul tanggung jawab besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan.

“Momentum Milad ke-18 ini menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk bermuhasabah, merefleksikan perjalanan yang telah dilalui, sekaligus meneguhkan rasa syukur atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah SWT berikan kepada Bank Jateng Syariah,” ujar Waris dalam Pengajian Akbar Milad ke-18 Bank Jateng Syariah yang berlangsung di Gedung MP Prof Amin Abdullah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026).

Waris memaparkan, sinergi yang kokoh dengan institusi pendidikan dan komunitas muslim menjadi pilar utama dalam memperluas jangkauan pasar keuangan berbasis syariah. Pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan keuangan syariah yang tidak hanya amanah dan profesional, tetapi juga inovatif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa keberadaan Bank Jateng Syariah harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta,” kata Waris.

Sementara itu, sektor swasta turut menyambut positif komitmen tersebut. Direktur Utama PT Siesta, Ali Fahmi Perwira Negara, mengapresiasi visi jangka panjang yang ditunjukkan oleh manajemen Bank Jateng Syariah dalam membangun kemitraan yang produktif.

“Kami melihat Bank Jateng Syariah memiliki komitmen kuat dalam membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor usaha berbasis syariah dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Ali.

Di luar fokus pada penguatan bisnis dan ekosistem syariah, perayaan milad kali ini juga diimbangi dengan aksi kepedulian sosial. Bank Jateng Syariah menyalurkan bantuan kepada sejumlah panti asuhan di wilayah sekitar. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan bagi korporasi.

Bank Jateng Syariah sendiri menerima penghargaan bergengsi “The Best Banking Sharia 2026”. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas kinerja keuangan, inovasi produk, serta konsistensi perusahaan dalam menjaga kepatuhan syariah sepanjang tahun berjalan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar