Di Kota Malang, Jawa Timur, sebuah laporan pernikahan sesama jenis yang mengejutkan ternyata menyimpan dugaan yang lebih kelam. Kasus yang menimpa seorang wanita berinisial IA (28) ini tidak berhenti pada penipuan identitas semata. Polisi kini sedang menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Pemicu kecurigaan ini adalah rencana perjalanan ke Kamboja yang dijanjikan suaminya, seorang pria yang dikenal dengan nama 'Rey'.
Menurut keterangan dari pendamping korban, Eko NS, ada satu hal yang membuat mereka waspada. Sebelum acara pernikahan digelar, Rey sudah meminta IA untuk segera mengurus paspor.
"Alasannya, diajak ke luar negeri untuk berobat. Tapi ini yang bikin kita curiga," ujar Eko saat ditemui, Rabu (8/4/2026). "Mengingat akhir-akhir ini marak kasus dengan modus serupa, kekhawatiran kami tentu makin besar."
Laporan pun sudah resmi dilayangkan ke Polresta Malang Kota. Selain soal pemalsuan dokumen pernikahan, keluarga korban mendesak penyidik untuk mengusut tuntas motif di balik permintaan pembuatan paspor itu. Mereka tak ingin ini sekadar berakhir sebagai kasus administrasi belaka.
Di sisi lain, pihak kepolisian tampaknya menangkap serius gelagat ini. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menegaskan bahwa penyelidikan sedang berjalan.
"Benar, laporan sudah kami terima," tegas Prabowo. "Tim Reskrim kami sedang mendalami semua aspek, termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana lain di dalamnya."
Nada pernyataannya jelas: mereka tak mau terburu-buru. Setiap kemungkinan, termasuk yang paling serius, sedang ditelusuri dengan cermat. Perjalanan ke Kamboja yang disebut-sebut untuk pengobatan itu kini menjadi titik pusat penyelidikan, mengubah narasi kasus ini dari sekadar penipuan menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
Artikel Terkait
Imigrasi Tunggu Keputusan Polri Sebelum Tindak Selebgram Woodyrman yang Aniaya WNA Brunei hingga Tewas
Serangan Militer AS Tewaskan Dua Orang dalam Operasi Antinarkoba di Pasifik Timur
Jepang dan Filipina Segera Negosiasikan Pakta Berbagi Intelijen Militer di Tengah Ketegangan Laut China
Polda Metro Jaya Buka Layanan Perpanjangan SIM Keliling di Lima Titik Jakarta, Jumat 29 Mei 2026