Trump Tutup Kennedy Center Dua Tahun, Dunia Seni Berang

- Senin, 02 Februari 2026 | 08:05 WIB
Trump Tutup Kennedy Center Dua Tahun, Dunia Seni Berang

Keputusan ini, katanya lagi, masih menunggu persetujuan dewan direksi. Tapi ya, dewan itu sendiri sepenuhnya adalah orang-orang pilihannya setelah Trump mengambil alih jabatan ketua. Sejak kembali berkuasa, ia memang mengambil alih paksa pusat seni yang dulu non-partisan itu, lalu menyematkan namanya di depan.

Kapan tepatnya proyek rampung? Itu masih gelap. Yang jelas, Trump sejak lama menganggap gedung itu sudah ketinggalan zaman. Padahal, tempat ini dibangun sebagai monumen hidup untuk Presiden John F. Kennedy, dibuka pertama kali pada 1971.

Gelombang konsekuensi sudah terasa. Perubahan drastis di tubuh pengurus, dengan Trump di pucuk pimpinan, memicu eksodus. Sejumlah nama besar mundur.

Musikal fenomenal "Hamilton" membatalkan penampilan. Begitu pula soprano kenamaan Renee Fleming, dan komposer legendaris Philip Glass. Mereka semua memilih angkat kaki.

Belum lama ini, Washington National Opera juga mengumumkan keputusan serupa. Mereka akan hengkang dari Kennedy Center, yang telah menjadi rumah mereka selama puluhan tahun.

Alasannya beragam. Beberapa pihak secara blak-blakan menyebut penambahan nama Trump di fasad gedung sebagai pemicu utama. Yang lain beralasan soal tekanan logistik atau keuangan. Tapi nuansanya jelas: dunia seni tak sepenuhnya menerima perubahan paksa ini.


Halaman:

Komentar