Remaja Hanyut di Aceh, Taruna Akpol Lakukan Aksi Penyelamatan Darurat
Suasana bakti sosial di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, tiba-tiba berubah kacau. Terdengar teriakan panik memecah udara. Haikal, remaja 15 tahun itu, hilang kendali dan terseret arus Sungai Kuala Simpang. Nasibnya hampir berakhir tragis.
Untungnya, ada tujuh taruna Akademi Kepolisian yang kebetulan sedang berada di lokasi. Mereka segera bergerak.
Menurut AKBP Evon Fitrianto, Danyon Taruna TK 3 Akpol, kejadiannya berlangsung Jumat sore sekitar pukul 16.45 WIB. Rombongan taruna awalnya datang untuk trauma healing dan bakti sosial pascabencana di Masjid Al-Ikhsan.
"Begitu sampai, yang kami dengar justru teriakan minta tolong," cerita Evon, Minggu (1/2/2026).
Rupanya, Haikal terpeleset saat bermain. Arus sungai yang deras langsung menghanyutkannya sejauh 20 meter. Situasi saat itu benar-benar genting.
Tanpa pikir panjang, para taruna itu bertindak cepat. Mereka mengevakuasi Haikal ke darat dan segera memberi pertolongan pertama. Upaya mereka tak sia-sia. Remaja itu berhasil memuntahkan air cokelat keruh yang sempat tertelan.
Namun begitu, kondisinya belum stabil.
Haikal lalu dibawa menggunakan mobil menuju Posko Medis Biddokes Polda Aceh. Di perjalanan, ia muntah-muntah lagi. Bahkan, beberapa kali nyaris tak sadarkan diri.
"Taruna Akpol berusaha keras menjaga Haikal tetap sadar," ujar Evon.
Usaha mereka, pada akhirnya, berbuah hasil. Aksi sigap itu berhasil mencegah sebuah musibah. Sebuah sore yang hampir berakhir duka, berubah menjadi kisah tentang keberanian dan kesigapan di saat yang tepat.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi