Uni Eropa bersiap mencoretkan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke dalam daftar terorisnya. Langkah ini, seperti yang diumumkan pejabat tinggi blok tersebut, tak pelak memantik reaksi keras dari Tehran. Iran langsung menuding ada campur tangan Amerika Serikat dan Israel di balik keputusan Brussels itu.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran melontarkan kecaman pedas. Mereka menyebut keputusan Uni Eropa sama sekali tak berdasar dan irasional.
Tak cuma itu. Pihak Iran juga menegaskan bahwa langkah ini melanggar sejumlah hukum internasional dan menginjak-injak kedaulatan negara mereka.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran Dominan ke Timur, Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek
Pemerintah Salurkan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Korban Banjir Aceh
Asing Borong Saham Emas dan Batu Bara Meski IHSG Tertekan
Ahli Ingatkan Pentingnya Persiapan Fisik untuk Mudik Lebaran 2026