Kabut masih menggantung tebal di kaki Gunung Burangrang pagi ini, menyulitkan pandangan. Tapi, upaya pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, tak berhenti. Tim SAR kembali turun ke lapangan, melanjutkan misi yang sudah berjalan lima hari.
Hujan yang mengguyur lokasi sempat menunda proses. Baru sekitar pukul 08.30 WIB, pencarian bisa dimulai lagi. Situasinya memang berat. Medannya sulit, ditambah cuaca yang tak bersahabat.
Di sisi lain, ada laporan perkembangan dari lapangan. Hingga Selasa malam pukul 18.10 WIB, tim telah berhasil menemukan 48 body pack. Itu pencapaian yang tak mudah.
Namun begitu, tugas belum selesai. Masih ada target yang harus dipenuhi.
“Target kita sampai pagi ini, ada 32 body pack lagi,” ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y Bramantyo.
Untuk mempercepat pekerjaan, fokus kini dipusatkan pada tiga dari lima sektor yang ada. Mereka juga dapat suntikan tenaga baru: empat unit alat berat tiba dini hari tadi. Alat berat sebelumnya sudah ada 13 unit di lokasi.
“Kita optimalkan peralatan yang ada,” kata Bramantyo singkat.
Semua sumber daya dikerahkan. Di balik kabut yang pekat itu, harapan untuk menemukan saudara-saudara yang masih hilang terus diupayakan, sedikit demi sedikit.
Artikel Terkait
Polres Bengkalis Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dan Hari Bhayangkara ke-80
Qatar Mediasi Iran-AS, Kesepakatan Buka Jalur Selat Hormuz dan Inspeksi Nuklir Tinggal Finalisasi
Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang, Sebelas Lainnya Masih Dirawat
Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar karena Tak Terima Putus