Pelat Besi JPO Daan Mogot Raib Lagi, Pemprov DKI Ganti Material Anti-Maling

- Rabu, 28 Januari 2026 | 06:30 WIB
Pelat Besi JPO Daan Mogot Raib Lagi, Pemprov DKI Ganti Material Anti-Maling

Pelat besi di jembatan penyeberangan orang (JPO) Sahabat, Daan Mogot, Jakarta Barat, raib dicuri maling. Lagi-lagi. Insiden ini memaksa Pemprov DKI untuk berpikir ulang soal material yang dipakai.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Pramono Anung langsung memberi perintah. Untuk jangka panjang, JPO-JPO baru nantinya harus pakai material yang nggak laku dijual, kayak conwood atau wooden press. Intinya, bahan yang mirip kayu tapi dari beton, biar nggak menggiurkan bagi pencuri.

“Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Gubernur telah menginstruksikan Dinas Bina Marga agar semua JPO baru menggunakan material anti-maling seperti wooden press atau conwood yang tidak memiliki nilai jual dan sulit dicuri,” jelas Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur.

Menurutnya, insiden kayak gini sudah kejadian berkali-kali. Makanya perlu langkah yang lebih radikal.

Di sisi lain, pengawasan lewat CCTV juga dinilai krusial. Chico bilang, pemasangan kamera itu sudah jadi arahan langsung Pak Gubernur. Sayangnya, eksekusi di lapangan seringkali jebol.

“Dalam kasus JPO Sahabat, misalnya, 2 CCTV yang ada justru tidak berfungsi karena kabelnya terputus. Ini membuat pengawasan kurang optimal,” ucap Chico.

Ia menambahkan, kondisi itu sudah dicatat dan akan segera dibenahi. Tidak cuma memperbaiki yang rusak, Pramono juga memastikan akan ada penambahan CCTV di titik-titik strategis. Tujuannya jelas: mencegah aksi-aksi kriminal semacam ini terulang.

Partisipasi warga pun disebut kunci. Pemerintah ingin masyarakat ikut menjaga aset-aset publik yang sebenarnya untuk kemaslahatan bersama.

“Beliau juga mengimbau warga untuk tidak mengambil bagian apa pun dari fasilitas umum. Ini kan untuk kepentingan kita semua,” sambung Chico menegaskan.

JPO yang rusak itu sendiri akan segera diperbaiki. Tapi yang lebih penting, bagaimana caranya agar besok atau lusa, pelat besinya tidak hilang lagi. Itu tantangan sesungguhnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler