Budi Doremi Keluhkan Jalan Rusak di Sitauan, PUPR Serang Janji Perbaikan Tahun Ini

- Senin, 26 Januari 2026 | 14:50 WIB
Budi Doremi Keluhkan Jalan Rusak di Sitauan, PUPR Serang Janji Perbaikan Tahun Ini
Artikel Jalan Rusak

Video singkat yang diunggah Budi Doremi ke Instagram-nya cukup menggambarkan situasi. Mobil yang ia tumpangi bergoyang-goyang, menghindari kubangan air di tengah jalan yang berlubang-lubang. "Kapan ya, jalan di Sitauan ini dibenerin," keluhnya dari dalam mobil. "Sepertinya masih kapan-kapan nih."

Penyanyi yang juga warga Serang itu memang sedang menyoroti kondisi Jalan Kompleks Taman Pesona di Sitauan, Kecamatan Taktakan. Menurutnya, jalan itu selalu jadi masalah: becek saat hujan, berdebu ketika kemarau.

Keluhan itu rupanya sampai juga ke telinga pemerintah. Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, akhirnya angkat bicara.

"Jalan di Sitauan itu, kalau Jalan Taman Pesona, namanya Jalan Taman-Taktakan, itu akan dibeton dari anggaran APBD dan Bankeu Tangsel," ucap Iwan, Senin (26/1/2026).

Lalu, apa itu Bankeu Tangsel? Ini adalah Bantuan Keuangan senilai Rp 65 miliar dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dana itu diberikan sebagai bentuk kompensasi kerja sama pembuangan sampah ke TPSA Cilowong yang lokasinya di Taktakan. Nah, uang sebesar itu rencananya khusus dialokasikan untuk membangun infrastruktur di wilayah terdampak, yaitu Taktakan dan Cilowong.

Jadi, perbaikan jalan yang dikeluhkan Budi Doremi masuk dalam skema pendanaan tersebut. Meski Iwan tak menyebut tanggal pasti kapan pengerjaan dimulai, ia optimis. "Insyaallah tahun ini tuntas," katanya memberi janji.

Memang, saat kondisi jalan itu dicek langsung pada Jumat (23/1), kerusakannya nyata. Permukaannya bergelombang, dipenuhi lubang yang jadi kolam saat hujan. Pengendara terpaksa melambat. Beberapa bagian sudah ditambal, sayangnya cuma pakai kerikil, bukan aspal. Tapi setidaknya, lubangnya tak lagi terlalu dalam untuk dilewati.

Kini, tinggal menunggu realisasi janji itu. Warga Sitauan, termasuk Budi Doremi, tentu berharap goyangan mobil di jalan rusak itu segera menjadi kenangan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler