Menurut penyelidikan sementara, ada yang mencurigakan dari kendaraan yang dipakai para penyerang. Satu motor menggunakan plat nomor palsu, sementara yang lain malah tak terpasang plat sama sekali.
"Kami duga dia pakai pelat nomor bodong karena pas kami cek ternyata nggak terdata," jelasnya.
Meski menghadapi kendala, penyelidikan terus digenjot. Motifnya masih diselidiki, tapi yang jelas korban penyerangan ini adalah anak-anak muda. Bahkan, kata Kevin, mereka terlihat seperti anak sekolah.
Peristiwa ini sendiri terjadi pada Minggu (14/12) dini hari, dan kini videanya beredar viral. Dalam rekaman itu terlihat, gerombolan yang datang dengan motor itu langsung menyerbu para pemuda yang sedang kumpul-kumpul. Suasana chaos pun tak terhindarkan.
Artikel Terkait
Amukan di Ampera Raya: Tujuh Orang Buron Usai Pengeroyokan Berdarah
Nadiem Bantah Tahu Soal Gratifikasi Laptop, Tanya: Kemahalannya di Mana?
China Eksekusi Mati Otak Sindikat Penipuan Myanmar dalam Gelombang Penindasan Beruntun
PDIP Sorot Pernyataan Menhan Soal Bank Himbara: Bukan Ranahnya, Ciptakan Kegaduhan