Kereta Khusus Petani dan Pedagang Resmi Beroperasi, Cuma Rp3.000 Sekali Jalan

- Kamis, 11 Desember 2025 | 11:50 WIB
Kereta Khusus Petani dan Pedagang Resmi Beroperasi, Cuma Rp3.000 Sekali Jalan

Sudah jalan nih, kereta khusus buat petani dan pedagang. Cuma tiga ribu rupiah sekali jalan, rutenya Merak-Rangkasbitung pulang pergi, nyambung ke Commuter Line. Buat yang sehari-hari bergelut dengan hasil bumi dan barang dagangan, ini bisa jadi angin segar.

Nah, sebelum naik, ada satu hal penting yang harus dilakukan: registrasi. Informasi ini saya ambil dari unggahan Instagram resmi KAI Commuter. Intinya, kamu harus punya Kartu Petani dan Pedagang dulu. Baru setelah itu bisa beli tiket dan menikmati fasilitas keretanya.

Gimana cara dapetin kartunya? Gampang kok. Prosesnya di stasiun, dan begini kurang lebih langkah-langkahnya.

  • Pertama, siapin aja KTP atau tanda pengenal diri lainnya.
  • Langsung datangi loket di stasiun mana saja yang ada di rute Merak-Rangkasbitung.
  • Minta sama petugasnya untuk bikin Kartu Petani dan Pedagang.
  • Nanti kamu akan dikasih formulir, isi aja dengan data yang benar.
  • Tinggal tunggu proses verifikasi datanya beres.
  • Kalau semua sudah oke, petugas akan kasih kartunya langsung.
  • Selesai! Kartu itu sudah bisa dipakai.

Satu catatan, tiket fisiknya cuma dijual di Loket Stasiun Merak. Jadi, urusan tiket nanti setelah punya kartu.

Nah, Apa Sih Keuntungan Punya Kartu Itu?

Manfaatnya cukup membantu, terutama buat merencanakan perjalanan.

  • Kamu bisa beli tiket jauh-jauh hari, mulai tujuh hari sebelum keberangkatan.
  • Bisa naik kereta lebih awal juga, bahkan sampai dua jam sebelum kereta berangkat. Jadi nggak perlu buru-buru atau takut kehabisan tempat.

Lalu buat yang belum sempat registrasi? Masih ada kesempatan. Kamu bisa pesan tiket di hari H juga, asalkan kursinya masih ada. Tapi prioritas tetap diberikan kepada mereka yang sudah punya kartu.

Soal Barang Bawaan, Perhatikan Aturannya

Ini penting banget. Karena kereta ini dirancang untuk mengangkut barang dagangan, aturannya dibuat jelas biar semua penumpang nyaman.

Untuk barang yang boleh dibawa, ketentuannya begini:

  • Maksimal dua koli atau tentengan.
  • Ukuran per kolinya nggak boleh lebih dari 100 cm x 40 cm x 30 cm.

Selain itu, ada juga barang-barang yang sama sekali dilarang dibawa. Misalnya:

  • Barang yang baunya menyengat.
  • Hewan ternak.
  • Barang mudah terbakar, ya jelas berbahaya.
  • Senjata tajam atau senjata api, ini juga wajib ditinggal.

Kehadiran kereta ini jelas punya misi mulia. Di satu sisi, ingin memudahkan perjalanan para petani dan pedagang kecil nggak perlu lagi khawatir macet atau biaya mahal. Dengan tarif yang sangat terjangkau, distribusi hasil bumi dan barang dagangan diharapkan bisa lebih lancar.

Pada akhirnya, semoga akses transportasi yang murah dan aman ini bisa membuka peluang usaha yang lebih luas lagi bagi mereka. Satu langkah kecil yang, siapa tahu, berdampak besar.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler