Video itu beredar cepat, memperlihatkan sekelompok pria mendekati dan naik ke sebuah kapal pengangkut bantuan. Mereka meminta jatah. Menanggapi insiden ini, Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersikap tegas. Dia menegaskan akan menindak siapa saja yang terbukti bersalah.
Rekaman yang dilihat dari berbagai sumber menunjukkan rombongan itu menggunakan kapal kayu untuk merapat. Dua orang di antaranya tampak mengenakan seragam loreng dan baret. Yang menarik, di lengan baju mereka terpasang bendera bulan bintang serta logo "Burak Singa". Detail kecil ini langsung menyita perhatian banyak orang.
Di sisi lain, ada juga video lain yang beredar. Dalam cuplikan itu, seorang prajurit TNI yang bertugas mengawal kapal terlihat sedang berbicara lewat telepon. Pria berpakain loreng itu menyebut nama panglima wilayah Idi Cut, Aceh Timur.
Mereka mengaku sedang bertugas, lho. Bahkan, klaimnya, naik ke kapal bantuan itu dilakukan setelah dapat perintah dari staf khusus sang gubernur, Mualem.
Namun begitu, Mualem sendiri membantah telah menerima laporan apapun soal hal ini.
"Saya tidak ada laporan. Kalau ada, sudah jelas akan kita tindak,"
katanya kepada para wartawan.
Soal kabar bahwa ada pihak-pihak yang berusaha menguasai sembako, Mualem punya pandangan lain. Menurutnya, situasi saat ini lebih membutuhkan kesadaran bersama. Dia berharap semua pihak bisa bersikap jujur dan tidak mengambil keuntungan dari keadaan yang sulit ini.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi