Video Bocor: Assad Sindir Rakyat Suriah dan Tertawakan Tentaranya Sendiri

- Senin, 08 Desember 2025 | 13:05 WIB
Video Bocor: Assad Sindir Rakyat Suriah dan Tertawakan Tentaranya Sendiri

Sebuah rekaman video lama Bashar al-Assad tiba-tiba beredar. Isinya? Bikin geleng-geleng. Mantan presiden Suriah itu terdengar melontarkan komentar sarkastis, tak hanya tentang sekutunya sendiri, Vladimir Putin, tapi juga tentang rakyatnya yang sedang berjuang di tengah perang.

Video yang bocor ini, menurut keterangan eksklusif dari Al Arabiya, memang sudah berusia beberapa tahun. Tapi dampaknya tetap segar. Dalam rekaman itu, Assad terlihat sedang menyetir mobil, ditemani oleh mantan penasihatnya, Luna al-Shibl. Ada juga laporan yang menyebut asisten Al-Shibl, Amjad Issa, ikut serta dalam perjalanan itu.

Percakapan mereka terasa sangat santai, bahkan terlalu santai. Assad dengan nada mengejek membahas berbagai tokoh dan peristiwa di Suriah. Yang paling menyayat, komentarnya tentang kondisi rakyat.

Dia menyindir warga Suriah yang dianggapnya lebih memilih menghabiskan uang untuk membangun masjid.

"Padahal, mereka bahkan tidak mampu membeli makanan," ujarnya dalam rekaman itu.

Tak berhenti di situ. Di bagian lain, Assad dan Al-Shibl juga terlihat menertawakan tentara negara mereka sendiri. Saat Al-Shibl membahas soal potret dirinya yang dipajang di mana-mana, Assad mengaku tidak merasakan apa-apa. Bukan kebanggaan, tapi kekosongan.

Lalu, ada satu kalimat yang mungkin paling menggambarkan suasana hatinya. Membicarakan situasi di Suriah, suaranya terdengar datar namun penuh muatan.

"Saya tidak merasa malu, saya merasa jijik," katanya.

Kapan persisnya adegan ini terjadi masih jadi misteri. Namun, konteks waktu bisa ditarik dari satu fakta pilu: Luna al-Shibl, wanita yang mendampinginya dalam video itu, telah meninggal dunia pada Juli 2024 lalu akibat kecelakaan mobil. Video ini muncul ke permukaan jauh setelah kepergiannya, menyisakan gambaran yang sama sekali berbeda dari sosok yang biasanya tampil di depan publik.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler