Buat warga yang keluarganya terdampak bencana di Agam, Sumatera Barat, ada kabar baik dari Polda Riau. Mereka menyiapkan bus gratis untuk memudahkan perjalanan. Ini upaya membantu mobilitas warga yang ingin pulang atau melihat kondisi sanak saudara di daerah bencana.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, bilang langkah ini bagian dari komitmen mereka. Intinya, pelayanan terbaik buat masyarakat, terutama keluarga korban.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang ingin melihat kondisi keluarganya di Sumatera Barat dapat terbantu, aman, dan terfasilitasi dengan baik. Fasilitas ini kami siapkan sebagai wujud empati dan kepedulian Polri terhadap saudara-saudara kita yang terdampak musibah,"
Kombes Taufiq ngomong begitu dalam keterangannya, Jumat kemarin. Tujuannya jelas: perjalanan harus aman, nyaman, dan terkoordinasi.
Nah, soal teknisnya, mereka udah koordinasi sama Polda Sumbar. Harapannya sih, semua berjalan lancar dan tepat sasaran. Dengan adanya layanan ini, proses pemulihan diharapkan bisa lebih cepat dan warga nggak lagi pusing mikirin transportasi.
Ini bukan kali pertama Polda Riau turun tangan. Sebelumnya, mereka udah kirim bantuan logistik macam-macam. Sembako, air mineral, sampai susu bayi. Bahkan, personel juga dikerahkan sekitar 290 orang dari Brimob, Samapta, Polairud, dan Bidokes.
Yang cukup menyentuh, mereka juga mengirimkan kontainer pendingin untuk jenazah. Soalnya, korban jiwa akibat galodo dan hujan deras yang tak henti itu mencapai ratusan orang. Situasinya memang berat.
Lalu, di mana titik penjemputannya? Lokasinya ada di Simpang Padang Koto Gadang, tepatnya di Jalan Padang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Busnya bakal disiagakan di sana biar warga gampang nemuin.
Buat yang butuh info lebih detail, misal jadwal keberangkatan dari Riau ke Sumbar atau sebaliknya, bisa hubungi AKP Sugiarto. Nomornya 0812-7544-468.
Intinya, upaya penyediaan bus gratis ini cuma satu dari sekian bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat saat darurat. Meringankan beban, sekaligus menunjukkan bahwa mereka peduli.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi