Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran baru-baru ini menggelar latihan tempur di perairan Teluk. Latihan ini, menurut sejumlah laporan, secara khusus ditujukan sebagai peringatan bagi kapal-kapal perang Amerika Serikat yang beroperasi di kawasan itu.
Latihan ini digelar dengan latar belakang yang cukup tegang. Lebih dari lima bulan telah berlalu sejak konflik 12 hari antara Iran dan Israel yang melibatkan AS berakhir. Perang singkat namun sengit itu meninggalkan bekas yang dalam.
Televisi pemerintah Iran, seperti dikutip media internasional, melaporkan latihan tersebut menunjukkan "pengorbanan dan semangat perlawanan" dari angkatan laut mereka. Tujuannya jelas: untuk menghadapi segala ancaman pasca-pertempuran di bulan Juni lalu.
Dalam konflik itu, serangan Israel disebut menewaskan lebih dari seribu orang, termasuk beberapa komandan senior Garda Revolusi. Iran pun membalas. Serangan drone dan rudal mereka dilaporkan menewaskan puluhan orang di Israel.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran Dominan ke Timur, Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek
Pemerintah Salurkan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Korban Banjir Aceh
Asing Borong Saham Emas dan Batu Bara Meski IHSG Tertekan
Ahli Ingatkan Pentingnya Persiapan Fisik untuk Mudik Lebaran 2026