Dony Oskaria Pimpin Rapat Darurat BUMN di Bandara Padang, Fokuskan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra

- Senin, 01 Desember 2025 | 18:55 WIB
Dony Oskaria Pimpin Rapat Darurat BUMN di Bandara Padang, Fokuskan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra

Begitu tiba di Padang, Dony Oskaria langsung bergerak. COO Danantara itu segera menggelar rapat darurat di lantai tiga Bandara Internasional Minangkabau (BIM), bersama para pimpinan BUMN dan pejabat daerah setempat. Situasinya genting, bencana baru saja melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam pertemuan itu, Dony menekankan satu hal: BUMN wajib tampil maksimal membantu rakyat.

"Untuk seluruh Dirut BUMN agar memberikan bantuan semaksimal mungkin," tegas Dony.

Ia didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan sejumlah direksi. Suasana rapat terasa serius, mendesak.

Menurut Dony, bantuan yang paling mendesak saat ini menyangkut infrastruktur. Jembatan yang putus, sekolah yang rusak itu yang harus diprioritaskan. Soal pendanaan, ia punya solusi. "Dananya bisa dari Tanggungjawab Sosial Lingkungan (TJSL). BUMN itu milik rakyat Indonesia," ujarnya, mengingatkan semua yang hadir. "Ini kewajiban kita," sambungnya lagi.

Di sisi lain, Dony juga meminta update rutin dari lapangan. Hal ini penting, katanya, agar langkah-langkah bantuan bisa terpantau nyata. "Guna melihat secara nyata langkah demi langkah kehadiran BUMN di tengah korban bencana," imbuhnya.

Ia tak lupa memberi apresiasi. Pada Pertamina, misalnya, yang karyawannya rela memikul deriken BBM penuh untuk warga terdampak banjir. Sebuah aksi yang ia nilai luar biasa.

Sementara itu, Andre Rosiade juga menyampaikan pujiannya. Kali ini untuk PLN.

"Salut kerja dan bakti BUMN di berbagai daerah bencana di Sumatra, Alhamdulillah BUMN hidup 100 persen," ujar Andre, merujuk pada keberhasilan PLN menyalakan kembali listrik di daerah bencana.

Rapat itu sendiri dihadiri banyak pihak. Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Wali Kota Padang Fadly Amran hadir, memaparkan secara rinci dampak bencana yang terjadi. Dari pembahasan, masa tanggap darurat ditargetkan selesai sekitar 8 Desember nanti. Setelah itu, fase pemulihan atau recovery akan segera dimulai. Saatnya membangun kembali.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler