Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba rudal jelajah di perairan Laut Kuning, tepat sebelum kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Korea Selatan. Peluncuran rudal strategis ini disebut Pyongyang sebagai pesan peringatan untuk musuh-musuhnya.
Menurut laporan resmi Korean Central News Agency (KCNA) yang dikutip media internasional, uji coba rudal laut-ke-permukaan berlangsung pada Selasa (28/10) waktu setempat. Rudal-rudal tersebut diluncurkan secara vertikal dan mampu terbang selama lebih dari dua jam menempuh jarak 7.800 detik sebelum mencapai target yang ditentukan.
Pengumuman resmi dari pihak militer Korea Utara disampaikan oleh Pak Jong Chon, Wakil Ketua Komisi Militer Pusat. Pak menegaskan bahwa uji coba ini bertujuan menguji keandalan sistem senjata strategis sekaligus memperkuat postur tempur nuklir sebagai bentuk pencegah perang.
Yang menarik perhatian dalam peluncuran rudal terbaru ini adalah ketidakhadiran pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang biasanya memimpin langsung pengujian rudal-rudal penting negara tersebut.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara Empat Jam di Kertanegara, Bahas Reformasi Polri hingga Gaza
Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Status Siaga Tetap Dipertahankan
Kurir COD Babak Belur Dikeroyok di Cianjur, Hanya Karena Titip Uang
Nitrous Oxide dan Ritme Negara yang Kalah Cepat dari Pasar Digital