Megawati Prihatin Banyak Sarjana Menganggur, PDIP Bentuk Badan Riset

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Megawati Prihatin Banyak Sarjana Menganggur, PDIP Bentuk Badan Riset

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan keprihatinannya terhadap banyaknya kaum terdidik yang menganggur di dalam negeri. Hal itu disampaikannya usai melantik pengurus sayap partai dan Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) DPP PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).

Megawati menilai keberadaan BARAK penting bagi partai untuk mengkaji berbagai persoalan masyarakat, termasuk fenomena tingginya angka pengangguran di kalangan sarjana. "Informasinya, kok orang yang sekolahnya tinggi malah banyak yang pengangguran, apa penyebabnya? Apa masalahnya? Perlu diriset itu," ujarnya.

Ia bahkan mengaku telah meminta data kepada Badan Pusat Statistik. "Saya sampai minta badan pusat statistik, kenapa ya kok informasinya sampai 1 juta orang pengangguran meski pendidikan tinggi? Sedih saya, kok orang-orang pintar yang cerdas anak-anak bangsa kita malah jadi pengangguran di Tanah Air sendiri," lanjut Megawati.

Menurut Megawati, partai membutuhkan badan riset sebagai think tank yang bermanfaat bagi partai dan kemajuan bangsa. Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Salah seorang pengurus BARAK yang baru dilantik, Sandi Eben Ezer Situngkir, menyambut baik tantangan dari Ketua Umum. "Kami sebagai kader partai, dan juga pengurus BARAK yang baru dilantik, siap dan dengan sekuat tenaga akan melaksanakan kerja-kerja nyata sebagaimana telah disampaikan Ibu Ketua Umum," tuturnya.

Selain BARAK, Megawati juga melantik pengurus Taruna Merah Putih (TMP) dan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) masa bakti 2026/2030. Pinka Haprani dipercaya memimpin TMP, sedangkan Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) memimpin Bamusi. Sementara itu, Andi Widjajanto dikukuhkan kembali sebagai Kepala BARAK Pusat masa bakti 2025/2030.

Dalam sambutannya, Megawati berpesan agar pengurus yang baru dilantik tetap setia kepada rakyat dan tidak pernah menjauh darinya. Ia juga menekankan pentingnya riset dan sains bagi langkah partai ke depan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags