Reza Rahadian: 734.000 Ruang Kelas SD Rusak, Pemerintah Dinilai Abaikan Keselamatan Siswa

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:40 WIB
Reza Rahadian: 734.000 Ruang Kelas SD Rusak, Pemerintah Dinilai Abaikan Keselamatan Siswa

Sebanyak 734.000 ruang kelas sekolah dasar di Indonesia, atau sekitar 61 persen dari total ruang kelas, mengalami kerusakan ringan hingga berat. Kondisi ini dinilai membahayakan jutaan siswa dan menjadi sorotan tajam dari aktor sekaligus pegiat pendidikan, Reza Rahadian Matulessy.

Dalam artikel opini yang dimuat di Kompas pada 10 Agustus 2026, Reza mengkritik keras pemerintah yang dianggap mengabaikan keselamatan siswa dan kesejahteraan guru honorer. Ia menyoroti prioritas anggaran yang lebih mengutamakan program politik seperti Makan Bergizi Gratis dibandingkan perbaikan sarana pendidikan yang rusak. Menurutnya, hal ini melanggar amanat konstitusi.

Data yang dipaparkan Reza menunjukkan bahwa kondisi saat ini jauh lebih parah dibandingkan tahun 2016, ketika ia mulai aktif dalam isu pendidikan dasar. Saat itu, terdapat 183.239 ruang kelas SD rusak sedang hingga berat. Kini, jika dihitung hanya kategori rusak sedang dan berat saja, jumlahnya mencapai 416.141 ruangan, meningkat lebih dari 100 persen dalam sepuluh tahun terakhir.

"Pendidikan dasar belum mendasar," tulis Reza dalam opini yang berjudul sama. Ia menegaskan bahwa angka kerusakan yang fantastis ini menempatkan anak-anak dalam bahaya, baik secara fisik maupun kualitas pembelajaran.

Reza Rahadian, yang lahir di Bogor pada 5 Maret 1987, dikenal sebagai pemeran, model, penyanyi, sutradara, dan presenter. Ia telah meraih berbagai penghargaan, termasuk enam Piala Citra. Sejak 2016, ia aktif sebagai Duta Persahabatan YAPPIKA, organisasi nirlaba yang fokus pada advokasi kebijakan publik dan perbaikan mutu pelayanan publik. Melalui perannya ini, ia mengampanyekan isu perbaikan fasilitas sekolah rusak dan mutu pendidikan dasar di Indonesia.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags