Mensesneg Bantah Isu Menko PMK Pratikno Sakit dan Akan Mundur

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Mensesneg Bantah Isu Menko PMK Pratikno Sakit dan Akan Mundur

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno tengah sakit dan akan mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menegaskan bahwa kondisi Pratikno sehat dan tidak ada rencana pengunduran diri.

"Apa lagi itu? Kata siapa lagi itu? Saya belum dengar, saya belum dengar," ujar Prasetyo saat ditemui wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (11/8). Menanggapi pertanyaan tentang kesehatan Pratikno, ia menegaskan, "Sehat, yang saya tahu, sehat. Enggak ada kabar bahwa beliau sedang sakit."

Prasetyo juga membantah isu pengunduran diri Pratikno. "Apa mengundurkan diri lagi, sakit aja enggak, mengundurkan diri. Belum ada," katanya.

Sebelumnya, Prasetyo sempat menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perombakan kabinet atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Namun, ia membuka kemungkinan adanya perubahan susunan kabinet jika diperlukan, dengan fokus utama mengisi posisi yang kosong.

"Ini memang setiap... ini pertanyaan setiap minggu, setiap bulan. Nah masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Indonesia Maju," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8).

Meski demikian, ia menambahkan, "Sekali lagi, kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong."

Ia mencontohkan posisi Wakil Menteri Pertanian yang saat ini kosong, serta jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disebut perlu diisi. "Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle," tuturnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags