Pemerintah pusat merespons cepat dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah anak sekolah di Kabupaten Jayapura, Papua. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memastikan akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
Ribka menegaskan, informasi yang diterima pemerintah saat ini masih berupa dugaan. Oleh karena itu, verifikasi menyeluruh diperlukan sebelum menarik kesimpulan. Pemerintah akan melakukan peninjauan langsung bersama kementerian dan lembaga terkait.
“Kami akan turun ke Kabupaten Jayapura untuk mengecek secara langsung apa yang terjadi terkait dengan dugaan keracunan makanan tersebut,” ujar Ribka di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Tim yang akan diterjunkan kemungkinan terdiri atas perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta unsur terkait lainnya. Kehadiran tim lintas instansi ini bertujuan memperoleh fakta di lapangan sekaligus memastikan penanganan berjalan tepat.
“Teman-teman dari BGN yang ditugaskan oleh Kepala BGN, kemudian tim dari Kementerian Dalam Negeri dan unsur terkait akan turun untuk mengecek secara pasti,” jelasnya.
Ribka menambahkan, hasil peninjauan lapangan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program. Dengan begitu, kejadian serupa diharapkan tidak terulang kembali.
“Kami turun dengan tujuan untuk melakukan evaluasi,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Wamendagri Dorong Perempuan Ambil Peran Lebih Besar dalam Kepemimpinan Daerah
Wamendagri: Keberhasilan Dana Otsus Diukur dari Manfaat, Bukan Serapan Anggaran
Wamendagri Tegaskan Dana Otsus Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat Papua
Wamendagri dan Wamen PU Tinjau Proyek Infrastruktur Strategis di Papua