KADIN DIY Kenalkan Becak Listrik Wisata Lewat Turnamen Golf

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:54 WIB
KADIN DIY Kenalkan Becak Listrik Wisata Lewat Turnamen Golf

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta memanfaatkan turnamen golf untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus mengenalkan program sosial. Dalam ajang KADIN DIY International Open Golf 2026 Tournament & Charity yang digelar di Merapi Golf Yogyakarta, Sabtu (1/8), KADIN DIY memperkenalkan becak kayuh listrik wisata (Bekalista) sebagai program yang dapat didukung melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Turnamen ini mempertemukan pegolf dari Yogyakarta, Jakarta, dan sejumlah daerah lain. Acara dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan menjadi ajang bagi KADIN DIY untuk menjalin kolaborasi dengan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi mengatakan, turnamen golf tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan komunitas golf dengan dunia bisnis. Melalui forum ini, KADIN DIY mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, termasuk dalam mendukung program sosial.

"Hari ini tanggal 1 Agustus, kita mengadakan acara Golf KADIN. Jadi KADIN Daerah Istimewa Yogyakarta, kita mengadakan acara golf bersama, baik dari Jogja, dari Jakarta, dan dari luar Jakarta juga ada," kata GKR Mangkubumi.

Salah satu program yang diperkenalkan adalah Bekalista, yang mendorong transformasi becak konvensional menjadi becak listrik wisata. Program ini melibatkan dukungan dunia usaha melalui CSR.

"Kemudian juga kami mengajak dunia korporate atau dunia bisnis untuk bersama-sama berkolaborasi antara pemain golf dan juga dunia bisnis. Dan di antara itu kami juga ada mengenalkan becak listrik, Bekalista, yang mana kita juga ingin mengajak para dunia bisnis untuk CSR-nya men-support perbaikan dari becak ini. Dari becak yang konvensional menjadi becak listrik," ujarnya.

GKR Mangkubumi menjelaskan, golf dipilih sebagai wadah pertemuan karena olahraga tersebut memiliki kedekatan dengan kalangan pelaku usaha. Selain memperkuat jejaring bisnis, KADIN DIY juga ingin membentuk komunitas KADIN Golf seperti yang telah berjalan di sejumlah provinsi.

"Karena biasanya di dunia bisnis, bos-bos itu isinya golf. Jadi selain dunia bisnis itu identik dengan golf, kemudian juga kita ingin membentuk KADIN Golf, karena di beberapa KADIN provinsi itu sudah ada terbentuk KADIN Golf," katanya.

Pemilihan Merapi Golf sebagai lokasi turnamen juga berkaitan dengan potensi pengembangan sport tourism di DIY. Lapangan tersebut merupakan lapangan 18 hole berstandar internasional yang berada di kawasan lereng Gunung Merapi dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut.

Kontur perbukitan, udara sejuk, serta panorama Gunung Merapi menjadi daya tarik yang ditawarkan Merapi Golf sebagai salah satu lokasi olahraga golf di Yogyakarta.

"Kita mengadakan acara golf ini di Merapi, karena Merapi ini adalah salah satu sport tourism untuk spesial golf. Karena pemandangannya langsung Merapi. Dan konturnya juga cukup bagus dengan pemandangan dan view-nya yang sangat luar biasa," tutur GKR Mangkubumi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags