Posko Pengaduan Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Dibuka di Tanjung Perak

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:06 WIB
Posko Pengaduan Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Dibuka di Tanjung Perak

Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kini membuka posko pengaduan dan informasi bagi penumpang serta keluarga korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2. Kapal yang mengangkut 250 orang dengan rute Surabaya-Makassar itu dilaporkan terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura.

Sub Regional Head Jawa – Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan posko ini disiapkan untuk mempercepat proses identifikasi dan memudahkan koordinasi bagi para penumpang yang akan turun di Surabaya. "Jadi kami dari Pelindo sudah menyiapkan posko pengaduan, posko bersama lah ya, untuk mempermudah mempercepat kegiatan identifikasi terkait dengan penumpang yang turun di Surabaya ini," ujarnya di Pelabuhan Tanjung Perak, Minggu (2/8).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, Jasa Raharja, hingga rumah sakit pelabuhan. "Jadi kami menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk penumpang yang nanti turun di Perak ini," kata Purwanto.

Bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan, Pelindo siap membantu. "Kalau kesehatannya masih memungkinkan mau lanjut perjalanan ke tujuan, silakan monggo mungkin dengan kapal yang lain, atau kalau sementara masih pengin balik lagi ke kampung halamannya, kami siap antarkan sampai terminal atau stasiun terdekat, gitu. Dan itu layanannya free semua," tambahnya.

Selain itu, disediakan pula tempat istirahat bagi keluarga korban yang menunggu. "Terkait dengan layanan yang ada di GSN, kami sediakan leseh-lesehan seperti yang di belakang saya ini untuk sementara ya, untuk sementara yang mungkin pengin melepas penat dulu sebentar. Itu kami sediakan, termasuk kalau mau mandi silakan bisa di dalam gedung terminal ini, mau salat dulu juga kami sediakan di sini sebentar-sebentar," jelasnya.

Mengenai ganti rugi akibat kebakaran, Purwanto menyebut akan ditangani oleh Jasa Raharja. "Iya dong, kan penumpang yang penumpang kapal ini kan ada asuransi-asuransinya semua," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, lima orang penumpang dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, 227 orang berhasil diselamatkan, dan sisanya masih belum diketahui nasibnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags