Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tidak bekerja untuk mengejar angka survei. Fokus utama pemerintah, menurut dia, adalah menjalankan program-program yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto demi kepentingan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Prasetyo saat merespons hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Penegasan tersebut ia sampaikan di sela-sela perjalanan menggunakan KA Nusantara Explorer di Jawa Tengah, Kamis (30/7).
"Ya pertama, sedari awal selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan, bukan dalam rangka mencari survei gitu ya," kata Prasetyo.
Prasetyo menuturkan, pemerintah tetap fokus menjalankan program-program yang telah ditetapkan Presiden. Seluruh kebijakan tersebut, lanjut dia, dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, bukan demi meningkatkan elektabilitas atau citra pemerintah.
"Dan kita meyakini bahwa apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga. Kami meyakini karena itu memang semua berorientasi untuk kepentingan masyarakat. Kami tidak pernah melihat apa namanya atau bekerja untuk mengejar sebuah survei," katanya.
Prasetyo meyakini masyarakat pada akhirnya akan merasakan manfaat dari berbagai program pemerintah. Ia menyebut program-program tersebut merupakan bagian dari realisasi janji kampanye sekaligus upaya mewujudkan cita-cita Indonesia.
"Tapi dari yang kita kerjakan kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar. Jadi begitu," katanya.
Artikel Terkait
Prabowo Tinjau Karhutla di Kalteng, Pimpin Rapat Penanganan
Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Kubu Raya, Kalbar
Prabowo Tinjau Langsung Titik Karhutla di Kalimantan Barat
Prabowo Minta Laporan Langsung Soal Karhutla di Kalimantan Barat