Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) telah mencapai kesepakatan bersejarah untuk melucuti senjata Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Pengumuman itu disampaikan melalui platform media sosialnya, Truth Social, pada Kamis (30/7/2026) waktu setempat.
Dalam pernyataan panjang yang ia tulis dengan huruf kapital penuh penekanan, Trump menyebut kesepakatan ini sebagai langkah monumental menuju perdamaian dan keamanan yang langgeng. Ia menjelaskan bahwa pelucutan senjata akan dilakukan secara bertahap, dan seiring proses tersebut, pasukan Israel akan mundur dari Gaza.
"Setelah pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan mundur, dan Pasukan Stabilisasi Internasional akan bekerja sama dengan pasukan polisi Palestina yang baru untuk bertanggung jawab atas keamanan Gaza," tulis Trump. Ia menambahkan bahwa Gaza pada akhirnya akan diperintah oleh pemerintahan Palestina baru yang bekerja sama erat dengan Dewan Perdamaian.
Trump juga mengucapkan terima kasih kepada mediator, yaitu Mesir, Qatar, dan Turki, serta timnya sendiri yang disebutnya bekerja tanpa lelah untuk mencapai terobosan ini. Ia menegaskan bahwa ancaman yang muncul dari Gaza pada 7 Oktober tidak akan dibiarkan terulang.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari implementasi Rencana 20 Poin Trump. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar publik dari Hamas mengenai pengumuman tersebut.
Artikel Terkait
Harga Minyak Naik di Tengah Ancaman Sanksi AS ke Iran dan Gangguan Pasokan
Menteri Keamanan Israel Serukan Pembunuhan 30-40 Warga Gaza Setiap Malam
Harga Minyak Mentah Melonjak Akibat Ancaman Ekonomi AS terhadap Iran
Trump Klaim Korut Punya 57 Nuklir, Korsel Bantah