Anggota Brimob Aceh Ditangkap Usai Tewaskan Prajurit TNI dalam Pengejaran Narkoba

- Senin, 27 Juli 2026 | 22:00 WIB
Anggota Brimob Aceh Ditangkap Usai Tewaskan Prajurit TNI dalam Pengejaran Narkoba

Seorang anggota Brimob Polda Aceh ditangkap setelah diduga terlibat dalam tewasnya seorang prajurit TNI dalam pengejaran bandar narkoba di Bireuen, Aceh, Sabtu (25/7). Pratu Galuh Nugraha, anggota Polisi Militer Kodam Iskandar Muda, tewas terkena peluru rekoset yang ditembakkan petugas Ditresnarkoba untuk menghentikan mobil yang dikendarai oknum Brimob tersebut.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengonfirmasi bahwa sopir mobil Mitsubishi Triton yang dikejar merupakan anggota Brimob Polda Aceh. "Sopir kendaraan telah diamankan dan diketahui merupakan oknum anggota Brimob Polda Aceh. Sementara tiga orang lainnya yang berada di dalam mobil masih dalam pengejaran petugas," ujarnya, Senin (27/7).

Peristiwa bermula dari informasi masyarakat tentang dugaan transaksi narkotika di Kecamatan Juli. Personel Ditresnarkoba Polda Aceh melakukan penyelidikan dan menemukan mobil Mitsubishi Triton double cabin hitam yang ditumpangi empat orang. Saat hendak diperiksa, pengemudi justru melarikan diri, bahkan menabrak sepeda motor hingga terseret beberapa meter. Petugas mengejar dan melepaskan tembakan untuk menghentikan laju kendaraan.

Pratu Galuh yang berada di lokasi berusaha membantu petugas dengan memindahkan palang besi di area SPBU untuk mengadang mobil. Namun, ia terkena peluru rekoset yang ditembakkan petugas. Korban sempat dilarikan ke RS BMC Bireuen dan dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen, tetapi dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya kemudian divisum di Instalasi Forensik RSUD dr. Fauziah Bireuen sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Polisi menyita mobil Mitsubishi Triton dan barang bukti narkotika. Tiga pelaku lain yang melarikan diri masih diburu. Sementara itu, personel Ditresnarkoba yang melepaskan tembakan telah diamankan bersama senjata api dan amunisi untuk penyelidikan. Penyidik bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh melakukan uji balistik dan memeriksa kesesuaian penggunaan senjata api sesuai prosedur.

Di tengah penyelidikan, beredar informasi bahwa oknum Brimob tersebut bernama Bharaka RF dan sempat melarikan diri sebelum diamankan warga. Namun, Polda Aceh belum mengonfirmasi informasi itu secara resmi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags