Lokasi bentrokan di kawasan Matraman Dalam dan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, masih dijaga ketat aparat gabungan hingga Senin (27/7) pagi. Penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca-insiden yang menewaskan satu orang pada Minggu (26/7) malam.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn membenarkan bahwa aparat masih bersiaga di lokasi kejadian. "Betul masih di jaga," kata Erlyn saat dikonfirmasi, Senin (27/7).
Menurut Erlyn, pengamanan dilakukan oleh sekitar 200 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek Menteng. Penjagaan ini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan pasca-bentrokan.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung menyampaikan bahwa lokasi bentrokan sudah dijaga ketat oleh satu kompi personel pada Minggu malam setelah insiden terjadi.
Bentrokan pecah di kawasan Matraman Dalam dan Jalan Tambak. Polisi menduga keributan dipicu dua orang yang menggeber sepeda motor di dekat gerobak nasi uduk. Saat ditegur warga, keduanya diduga tidak terima dan kembali bersama lima orang lainnya hingga bentrokan tak terhindarkan.
Dalam penanganan perkara, polisi telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 15 orang masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengusut seluruh rangkaian peristiwa bentrokan tersebut.
Artikel Terkait
Bentrokan di Menteng Tewaskan Satu Orang, Polisi Amankan Tiga Pelaku
Polisi Kerahkan 200 Personel Jaga Lokasi Bentrokan Maut di Menteng
Menko Polkam: Kondusif Pascabentrokan di Matraman Dalam
Bentrokan Warga di Matraman Dalam Berujung Satu Tewas, Satu Kritis