RedTalk Jadi Wadah Dialog PDI Perjuangan dengan Anak Muda Jatim

- Jumat, 24 Juli 2026 | 11:24 WIB
RedTalk Jadi Wadah Dialog PDI Perjuangan dengan Anak Muda Jatim

Generasi muda saat ini hidup dalam dua dunia sekaligus: nyata dan digital. Akses digital membuat mereka mampu menjangkau berbagai peristiwa dan pengalaman yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya. Hal ini membuat anak muda lebih kritis dalam mencerna keadaan karena bisa membandingkan situasi di berbagai wilayah. Karena itu, dibutuhkan pola komunikasi yang dialogis dengan mereka.

Atas dasar itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar forum RedTalk dalam dua tahun terakhir. Forum ini dikemas sebagai cara partai mendengar suara anak muda. "Bagi kami, suara anak muda adalah suara idealisme, mereka belum terikat dengan berbagai kepentingan," demikian pernyataan dari pihak penyelenggara.

RedTalk tahun kedua akan digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Malang Creative Center. Dialog akan membahas tema "Indonesia Punya Kita", yang menekankan bahwa Indonesia bukan hanya milik segelintir elite politik maupun ekonomi. Diskusi akan menggali imajinasi anak muda tentang Indonesia masa depan, tantangan yang dihadapi, serta kritik terhadap perilaku antar generasi.

Sejumlah tokoh pemuda dihadirkan sebagai pemantik dialog, antara lain Dr. Selvi Asna Prestianawati (dosen FEB Unibraw), Dr. Suko Widodo (dosen Fisip Unair), Abdel Achrian (komika), dan Dewangga (komika). Selain itu, hadir pula aktivis seperti Kafitan Aidil Fitra Sukirman (BEM Unibraw), Aryo Bimo Soebagio (Wakil Koordinator BEM se Malang Raya), Mochamad Ali Firdaus (Pengurus Cabang GMNI Kota Malang), dan Benny Miftahul Arifin (Ketua Cabang PMII Kota Malang).

Melalui forum ini, anak muda di Malang Raya diajak berdiskusi dan mencintai Indonesia dengan menyampaikan gagasan tentang pendidikan, kebebasan akademik, masa depan perekonomian, ruang kreatif, dan berbagai kegelisahan yang mereka hadapi saat ini.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags